SK Gubernur Soal PAW Anggota DPRD Palembang dari Partai Golkar Turun

  • Whatsapp

Reporter : Anang

PALEMBANG, Mattanews.co – Kekosongan kursi anggota DPRD Kota Palembang Fraksi Partai Golkar pasca ditinggal Doni, yang terjerat kasus penyalahgunaan narkoba akan segera terisi.

Bacaan Lainnya

Hal ini menyusul dengan dikeluarkannya Surat Keputusan (SK) Gubernur Sumsel Nomor 662/KPTS/I/2020, tertanggal 19 November 2020.

Yang berisi tentang pemberhentian Doni dan peresmian pengangkatan Lailata Ridha, sebagai anggota pengganti DPRD Palembang, dari Partai Golkar periode 2019-2024.

“Surat kami terima pada tanggal 20 Desember 2020. Menurut aturannya, maksimal 60 hari setelah keluarnya surat keputusan bakal dilantik,” ungkap Sekretaris DPD Partai Golkar Kota Palembang Rubi Indiarta, Senin (23/11/2020).

Mereka meminta kepada Sekretariat DPRD Palembang, untuk segera diproses. Karena mengingat kekosongan ini merugikan Fraksi Partai Golkar secara kelembagaan, terlebih kurang dapat bekerja secara maksimal

Saat ini Fraksi Partai Golkar DPRD Palembang diisi lima anggota dewan. Namun akibat Doni tersandung kasus hukum, kini tersisa empat anggota dewan Partai Golkar yang bekerja.

Menyikapi atas telah keluarnya SK Gubernur ini, lanjutnya, DPD Partai Golkar Palembang siap untuk menjalankan.

Namun, saat disinggung terkait proses hukum terhadap Doni, pihaknya sepenuhnya menyerahkan hal tersebut kepada penegak hukum.

Sekretaris DPRD Palembang M Ichsanul Akmal, saat dikonfirmasi terkait keputusan gubernur ini mengaku baru menerimanya.

“Suratnya telah diserahkan ke pimpinan dewan yang nantinya dibawa ke rapat pimpinan dan badan misyawarah terlebih dulu. Kita punya waktu hingga 60 hari untuk penetapan sekaligus pelantikan,” ucapnya.

Menurutnya, Lailata Ridha sendiri yang coba untuk dimintai komentarnya soal SK Gubernur ini masih enggan berkomentar terlalu banyak.

“Apa yang diputuskan dan diamanahkan partai, sebagai kader kami siap untuk melaksanakan,” ucap Lailata yang pernah duduk sebagai anggota DPRD Palembang periode 2014-2019.

Editor : Nefri

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *