Diduga Gelapkan Uang Akad Rumah, RF Dilaporkan Ke Polres Tanah Datar

  • Whatsapp

Reporter : M Rafi

TANAH DATAR, Mattanews.co – RF (37) warga kawasan Aldi Residen Pagaruyung Kecamatan Tanjung Emas Kabupaten Tanah Datar Sumatera Barat (Sumbar), harus berurusan dengan Satreskrim Polres Tanah Datar.

Bacaan Lainnya

Dia diduga terlibat dalam penggelapan uang perusahaan PT. Rical Bersaudara, dalam perumahan Aldi sejak beberapa tahun lalu.

Kapolres Tanah Datar melalui Kasat Reskrim Polres Tanah Datar AKP Purwanto membenarkan, jika pihaknya telah menerima pengaduan dari pelapor, Hijardi dari PT.Rical Bersaudara Batusangkar yang mengelola perumahan Aldi.

Dikatakan, pihak PT.Rical Bersaudara Batusangkar telah melaporkan karyawannya RF, melalui Laporan Polisi No. LP no.167/K/XII/2020 tanggal 16 Drsember 2020.

Yaitu dengan tuduhan melakukan penggelapan uang perusahaan.

Sehingga PT.Rical Bersaudara dirugikan Rp28,65 juta, dalam bentuk uang muka atau uang DP dan akad kredit rumah.

Terlapor RF sejak tahun 2018 hingga bulan Oktober 2020, telah memungut uang DP dan uang akad kredit terhadap tiga orang calon pemilik Aldi Residen.

Yaitu ke Frisye Angguni (26) warga Malana Ponco Nagari Baringin Kecamatan Lima Kaum, Anisaul Khairat (35) Tenaga Honorer IAIN Batusangkar dan Desnita, warga Jorong Bukik Gombak Nagari Baringin Kecamatan Lima Kaum.

“Kasus ini terungkap, ketika akan dilakukan akad kredit pada salah satu bank di Batusangkar. Ternyata ketiga korban belum menyetorkan uang kewajiban, dalam bentuk DP dan uang akad kredit,” katanya, Rabu,(23/12/2020).

Ketika ditanya kepada Sales Marketting RF, ternyata uang dibayar korban calon pembeli perumahan tidak disetorkan tersangka kepada perusahaan PT.Rical Bersaudara.

Bahkan uang itu digunakan pelaku untuk kepentingan pribadi.

Akibatnya, pihak perusahaan harus mengganti uang yang telah dipungut, dari calon pembeli.

“Kita sedang melakukan pengembangan,” katanya.

Jika ada warga Sumbar yang menjadi korban penipuan tersangkap RF, dia mengimbau untuk melaporkan ke pihak perusahaan atau ke Kasat Reskrim Polres Tanah Datar.

Selain tersangka, petugas Satreskrim Polres Tanah Datar telah mengamankan barang bukti, berupa kwitansi penerimaan uang dari calon pembeli Aldi Residance.

Untuk mempertanggungjawabkan perbuatannnya, tersangka dijerat dengan padal 372 dan 378 KUHP tentang Penipuan, dengan ancaman hukuman empat tahun penjara.

Editor : Nefri

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *