Menang Kalah 2 Paslon Petahana di Pilkada Serentak Jatim

  • Whatsapp
Pilkada Kota Blitar Jawa Timur (Robby / Mattanews.co)
Pilkada Kota Blitar Jawa Timur (Robby / Mattanews.co)

Reporter : Robby

BLITAR, Mattanews.co – Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di beberapa daerah di Jawa Timur (Jatim) penuh warna-warni. Ada yang diikuti oleh pasangan calon (paslon) wajah baru, ada juga yang diramaikan dengan paslon petahana atau incumbent.

Bacaan Lainnya

Seperti di Pilkada Kota Blitar Jatim, diikuti oleh dua paslon, yaitu paslon nomor urut 1 yaitu Henry Pradipta Anwar-Yasin Hermanto dan paslon nomor urut 2 Santoso-Tjutjuk Sunario yang juga merupakan paslon petahana.

KPU Kota Blitar sudah selesai melaksanakan rekapitulasi hasil pemilihan Wali Kota (Wako) dan Wakil Wali Kota (Wawako) Blitar di tingkat kota, pada hari Selasa (15/12/2020).

Dari hasil rekapitulasi di tiga kecamatan yang ada di Kota Blitar, paslon petahana Santoso-Tjutjuk Sunario menang 57,4 persen dari penantang Henry Pradipta Anwar-Yasin Hermanto hanya mampu mendulang suara 42,6 persen.

Komisioner KPU Kota Blitar Hermawan Miftahul Khabib mengatakan, hasil rekapitulasi paslon nomor urut 1 mendapatkan 37.362 suara, paslon nomor urut 2 mendapatkan 50.258 suara, dan suara tidak sah sebanyak 3.288 suara, dari total 114.890 jumlah Daftar Pemilih Tetap (DPT) di Kota Blitar.

“Rekapitulasi dari tingkat kelurahan, kecamatan, dan tingkat kota berjalan lancar. Meski ada evaluasi namun dapat dilakuka perbaikan,” ungkap Khabib, Rabu (16/12/2020).

Dengan perolehan suara ini, dapat dipastikan bahwa paslon petahana yang dijuluki Satrio Keren tersebut, mendulang kemenangan di Pilkada Kota Blitar. Paslon petahana ini diusung PDI-Perjuangan, Partai Gerindra, PPP dan Partai Demokrat.

Jika di Pilkada Kota Blitar paslon petahana meraih kemenangan. Berbeda jauh dengan paslon petahana di Kabupaten Blitar Jatim.

Paslon petahana Rijanto-Marhaenis Urip Widodo yang diusung PDI-P, Partai Gerindra, Partai Demokrat, Partai Nasdem dan Partai Golkar, justru harus menerima kekalahan.

Paslon petahana nomor urut 01 yang dijuluki Rido, hanya mendapatkan 255.604 suara atau 41,16 persen. Sedangkan paslon nomor urut 02 yakni Rini Syarifah-Rahmat Santoso meraup suara 58 persen atau 365.365 suara.

Ketua KPUD Kabupaten Blitar Hadi Santoso mengungkapkan, rekapitulasi ini hasil dari rekap PPK di 22 Kecamatan di Kabupaten Blitar. Sebelumnya juga sudah dilakukan rekapitulasi di tingkat desa dan kelurahan, yang ada di Kabupaten Blitar.

Untuk tingkat partisipasi pemilih dalam kontestasi pemilihan kepala daerah 2020 di Kabupaten Blitar, mencapai 67,06 persen.

Partisipasi tersebut lebih tinggi, dibandingkan dengan pilkada tahun 2015 yang hanya 56 persen. Sedangkan jumlah DPT Pilkada 2020 sebesar 961.971 pemilih.

“Situasinya sedang pandemi Covid-19, angka 67 persen, sebab lebih tinggi dibandingkan pilkada sebelumnya hanya 56 persen. Meski target nasional 77,5 persen,” ungkap Hadi.

Editor : Nefri

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *