Atap Gedung SDN 2 Janggala Cidolog Ciamis Ambruk, Masyarakat Harapkan Kualitas Sesuai Standar

  • Whatsapp
Atap gedung sekolah roboh.
Atap gedung sekolah roboh.

Reporter : Gian

Bacaan Lainnya

MATTANEWS.CO, KABUPATEN CIAMIS Atap gedung Sekolah Dasar Negeri (SDN) 2 Janggala, Kecamatan Cidolog Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, ambruk Minggu (10/1/2021).

Amin (36) salah satu warga Desa Janggala yang berada di sekitar lokasi sekolah mengatakan, diduga ambruknya atap tersebut dikarenakan diguyur hujan deras selama beberapa hari.

“Hujan deras akhir-akhir ini mengakibatkan atap sekolah ambruk. Prihatin sekali dengan kwalitas yang tidak sesuai standar ini,” ungkap Amin ketika diwawancara warrawan online Selasa (12/1/2021).

Ia berharap agar pemerintah tidak asal-asalan dalam membangun sarana fasilitas publik seperti sekolah.

“Kalau ada perbaikan, tolong diupayakan dengan memperhatikan kwalitas sesuai standar, lantaran ini fasilitas publik, jadinya harus layak dan standar keamanan dan kenyamanan harus diperhatikan,” ujarnya.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Ciamis Komisi D Waghino bergegas untuk meninjau ke lokasi atap gedung sekolah ambruk tersebut.

“Secara geografis, lokasi SDN 2 janggla ini jauh dari pusaran Kota. Juga memiliki jarak cukup jauh dari kantor penunjang administratif seperti Kantor Kecamatan, ataupun dari kantor desa, lokasi ini sangat terpencil dan hanya di isi 57 orang siswa,” ungkap Waghino.

Dalam tinjauannya, Waghino mengungkapkan keprihatinan, lantaran dilokasi sekolah, selain ada bangunan yang ambruk, terdapat pula bangunan yang kondisinya sudah memprihatinkan.

“Kondisi seperti ini tidak bisa di paksakan untuk kegiatan belajar mengajar, mengingat dalam hal aspek keamanan dan kenyamanan itu harus sangat dikedepankan,” ucapnya.

Politikus Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ini berjanji akan memperjuangkan terkait renovasi Gedung Sekolah tersebut agar menjadi layak.

Di tempat yang sama Kepala Sekolah SDN 2 janggala Tatang Bakhtiar menuturkan, bahwa sebelumnya Ia sudah melakukan kroscek terhadap atap bangunan.

“Sebelumnya kami sudah menduga bahwa akan terjadi insiden. Benar saja tanggal 10 Januari 2021, sekira pukul 08.30 pagi atap bangunan pun roboh,” kata Tatang.

Adapun atap bangunan yang roboh, kata Tatang, di bangun pada tahun 2009. Dan yang satunya tahun 2005 dan 2007 dengan kondisi sekrang sudah tidak layak.

“Kita sebelumnya sudah mengusulkan, namun baru akan cair di tahun ini. Tapi pasca kejadian ambruknya bangunan seperti ini, kita berharap pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Ciamis dapat menindak lanjuti dengan segera,” pungkasnya.

Editor : Chitet

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *