Musim Penghujan, Jalanan di Muara Enim Ditutupi Tanah Merah yang Licin

  • Whatsapp
Jalan yang ditutupi tanah merah menutupi sepanjang jalan di beberapa kawasan di Muara Enim Sumsel saat musim penghujan (Arie / Mattanews.co)
Jalan yang ditutupi tanah merah menutupi sepanjang jalan di beberapa kawasan di Muara Enim Sumsel saat musim penghujan (Arie / Mattanews.co)

Reporter : Arie

Bacaan Lainnya

MATTANEWS.CO, MUARA ENIM – Karena hujan yang selalu mengguyur Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan (Sumsel), mengakibatkan banyak jalan yang tergenang air dan lumpur bekas pembukaan lahan.

Kondisi ini membuat para pengendara roda dua maupun roda empat, harus berhati-hati saat melintas jalan di Muara Enim.

Salah satunya Jalan HTI di Desa Muara Lawai Muara Enim Sumsel, tepatnya di samping Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Enim Sumsel.

Tampak di jalan tersebut, ada tanah merah bekas pembukaan lahan memenuhi jalan sehingga membuat badan jalan licin.

Rudiyansa, warga setempat mengatakan, kondisi tersebut sudah biasa terjadi di saat musim hujan datang. Padahal menurutnya, jalan tersebut merupakan jalan penghubung untuk ke areal perkantoran Pemkab Muara Enim.

“Jalan ini kan jalan penghubung ke kantor pemerintahan, seperti kantor DPRD, PUPR, Pol PP, Disdikbud Muara Enim dan masih banyak dinas lainnya,” ujarnya kepada Mattanews.co, Sabtu (9/1/2020).

Dia juga mengingatkan kepada pengendara, agar selalu berhati-hati saat melintasi jalan tersebut, karena kondisinya sangat licin.

“Itu juga diperparah, karena tidak ada siring di bahu kiri kanan jalan. Akibatnya, tanah merah itu larinya ke jalan,” ucapnya.

Hal senada dikatakan, Ismawati salah satu pengendara roda dua yang mengaku sangat takut saat melintasi jalan tersebut, karena kondisinya yang sangat licin.

“Selalu was-was saat lewat sini, tapi mau bagaimana lagi. Karena bekerja di sekitar sini mau, tak mau melintas lewat sini, ada jalan lain namun harus memutar arah yang lebih jauh,” ucap warga Muara Enim ini.

Editor : Nefri

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *