Pelaku Penipuan Jual Beli Barang Elektronik Diciduk Polresta Banda Aceh

  • Whatsapp

Reporter : Burhanuddin

MATTANEWS.CO, BANDA ACEH
Pelaku penipuan jual beli barang elektronik berinisial RF (28) warga Meulaboh diciduk Polresta Banda Aceh. Pasalnya, RF melakukan penipuan terhadap korban Hamdani (35) warga Banda Aceh terjadi pada Sabtu (14/11/2020) silam, hingga mengalami kerugian puluhan juta.

Kapolresta Banda Aceh, Kombes Pol Trisno Riyanto melalui Kasat Reskrim, AKP M Ryan Citra Yudha menjelaskan, ditangkapnya tersangka berdasarkan bukti Laporan Polisi Nomor : LP.B/254/XI/YAN.2.5/SPKT, tanggal 17 November 2020.

“Modusnya setelah terjadi kesepakatan, pelaku RF meminta untuk handphone tersebut dikirim via Jasa pengiriman JNT Express dan apabila bukti transfer dana telah dilakukan, maka penjual akan mengirimkan handphone tersebut kepada RF,” jelas Kapolres Banda Aceh.

Lanjutnya, RF mengirimkan bukti pengiriman uang pembelian kepada pihak toko UFO Cell sehingga penjual pun mengirimkan satu unit handphone Iphone 11 128 GB melalui jasa pengiriman di Banda Aceh.

“Setelah RF mendapatkan pesan bahwa barang miliknya telah dikirimkan melalui jasa pengiriman, RF langsung memesan jasa ojek online untuk mengambil barang pesananya di loket jasa pengiriman JNT Exspress Banda Aceh,” papar Kasat Reskrim.

Anehnya, RF membatalkan pengiriman tersebut seraya meminta ojek online untuk mengantarkan pesanan nya kedepan salah satu gerai restauran yang ada di kawasan Peunayong dengan alasan RF telah menunggu disana.

“Setelah barangnya sampai, RF langsung pulang ke Meulaboh, lalu kurang lebih seminggu kemudian RF menghubungi seorang mahasiswa asal Nagan Raya, Abdul Kholiq (26) dengan menawarkan handphone yang saat itu dimiliki RF dengan seharga Rp 11 juta dan uang ditransfer melalui rekening Bank Mandiri Syariah atas nama Yogi Gitra,” papar Ryan.

Dari hasil pengembangan, tambah Kasat Reksrim Polrestabes Banda Aceh, pelaku (RF) sebelumnya juga telah membuat identitas palsu yaitu KTP dan SIM menggunakan data orang lain dengan cara memperoleh identitas dari aplikasi Google dengan mengediting fotonya agar para korban tergiur atau percaya dan pelaku juga membuka rekening baru Bank Mandiri Syariah.

“Dari hasil penyelidikan, pemeriksaan terhadap saksi dan korban, ditemukan unsur penipuan dalam perkara jual beli barang elektronik tersebut dengan memalsukan bukti transfer,” ungkapnya.

Sebelumnya, Tim dari Unit Tipiter Satreskrim Polresta Banda Aceh dipimpin Kasubnit 1 bersama Personel Sat Intelkam Polres Aceh Barat berhasil menangkap RF dirumah familinya di Ujung Kalak Meulaboh, Selasa (29/12/2020) lalau pada dini hari beserta barang bukti berupa Handphone Iphone 11 Pro 64, Handphone Iphone XS 264 GB.

“Ternyata terbukti RF selain melakukan aksi kejahatan ini, ia juga melakukan aksi yang sama dimana sesuai dengan Laporan Polisi pada Satreskrim Polresta Banda Aceh sesuai dengan LPB/573/XII/YAN.2.5/SPKT, 23 Desember 2020 dan Laporan Polisi di Satreskrim Polres Aceh Barat terkait kepemilikan Handphone Iphone XS 264 GB,” urainya.

Alhasil, RF saat ini mendekam disel tahanan Polresta Banda Aceh dan dijerat dengan Pasal pasal 378 jo 65 KUHP dengan ancaman hukuman penjara empat tahun penjara.

“Kita mengimbau agar masyarakat lebih berhati – hati dan waspada jika ingin bertransaksi secara online. Hendaknya pihak penjual barang agar selalu melakukan pengecekan terlebih dahulu, apakah dananya sudah masuk kedalam rekening atau belum,” tukas Kasat Reskrim AKP M Ryan Citra Yudha.

Editor : Selfy

 

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *