Sekumpulan Pemuda Ini Tetap Produktif Meski Pandemi

  • Whatsapp
sekumpulan pemuda di Dusun Ancol ll, Desa Sindangkasih, Kecamatan Sindangkasih Kabupaten Ciamis, Jawa Barat (Jabar) yang mengatas namakan Galuh Binarum ini, yang tetap produktif meskipun pandemi.
sekumpulan pemuda di Dusun Ancol ll, Desa Sindangkasih, Kecamatan Sindangkasih Kabupaten Ciamis, Jawa Barat (Jabar) yang mengatas namakan Galuh Binarum ini, yang tetap produktif meskipun pandemi.

Reporter : Gian

Bacaan Lainnya

MATTANEWS.CO, KABUPATEN CIAMIS – Status Pandemi Covid-19 tetap tidak beranjak di bumi ibu pertiwi. Upaya-upaya serta imbauan pemerintah dalam rangka memutus mata rantai penularan wabah dari Wuhan China ini pun masih gencar dilaksanakan.

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Ciamis berlakukan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Ujian ini pun dirasakan generasi muda yang harus mengambil makna sisi positive atas kondisi di era pandemi seperti ini.

Seperti yang dilakukan sekumpulan pemuda di Dusun Ancol ll, Desa Sindangkasih, Kecamatan Sindangkasih Kabupaten Ciamis, Jawa Barat (Jabar) yang mengatas namakan Galuh Binarum ini, yang tetap produktif meskipun pandemi.

Salah satu dari sekumpulan milenial itu, Muslim (35) kepada mattanews.co Rabu, (13/1/2021) menyampaikan, pemuda harus tetap produktif. Bahkan, menurutnya generasi milenial harus bisa menunjukan optimisme terhadap masyarakat.

“Jangan sampai karena adaptasi kebiasaan baru ini membuat kita malas-malasan, itu berbahaya sekali bagi masa depan pemuda,” kata dia.

Lanjutnya, Ia bersama rekan-rekan sejawatnya selain dalam hal berupaya dalam aktifitas bekerja, ia pun membuat salah satu kontribusi untuk masyarakat yakni berupaya menyandang dana dari para pengusaha untuk disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan saat pandemi.

“Bansos dari pemerintah tidak sepenuhnya memenuhi bantuan untuk masyarakat. Untuk itu, kami berupaya menggalang dana dari rekan-rekan kita yang memiliki usaha, untuk melakukan swadaya yang nantinya kita salurkan ke yang membutuhkan,” ujarnya.

Sekumpulan pemuda ini tetap produktif diantaranya memproduksi kopi lokal dan dipasarkan secara online, membuat film-film pendek dengan instrumen seni drama kreatif dari sanggar yang mereka kelola yang nantinya diunggah di chanel youtube, dan pemberdayaan lainnya seperti angkringan dan toko online modern.

“Ya aktifitas kami tetap berjalan. Dari mulai mengurus sanggar, memproduksi olahan kopi lokal, UMKM, hingga produksi film pendek dan juga mengunpulkan dana untuk santuan rutin tiap bulan,” katanya.

Ia mengajak agar para pemuda khusunya di Kabupaten Ciamis agar tetap produktif meskipun situasi sedang pandemi.

Editor : Chitet

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *