Emban Dua Jabatan Penting Sekaligus Syafarudin Tidak Pernah Sampaikan LHKPN

Dinilai telah mencoreng nama baik kedinasan, Welly meminta Penjabat Bupati OKI mengevaluasi kembali jabatan Syafarudin. Selain sebagai tanggung jawab moral, juga mengembalikan legimitasi Inspektorat dan Dinas Pendidikan Kabupaten OKI kembali ke marwahnya,

“Kami meminta Syafarudin dibebaskan tugaskan terlebih dulu. Bagaimana mungkin kedua instansi tersebut dipimpin seseorang yang dengan sengaja melabrak aturan, hanya demi sembunyikan kekayaan dari pantauan publik,” katanya.

Sementara itu, Inspektur Syafarudin tidak dapat diminta keterangan. Meskipun dari Selasa (22/5/2024) kemarin telah diminta tanggapan atas isu ini sendiri, namun Syafarudin hanya bersedia ditemui Senin (27/5/24) mendatang. Hingga sampai berita ini akhirnya ditayangkan, yang bersangkutan justru menghindar. Nampaknya, bagi inspektur, persoalan ini bukan hal yang serius untuk segera diselesaikan.

Bagikan :

Pos terkait