Ini 11 Poin Program BKKBN Sulbar di Tahun 2023

8. Stunting merupakan masalah gizi kronis sehingga dapat dicegah jika
ditangani dengan tepat dan cepat. Pencegahan stunting jauh lebih efektif dibandingkan pengobatan stunting.

Sebelas Intervensi spesifik stunting difokuskan pada 1000 HPK yaitu:

Skrining anemia, konsumsi tablet tambah darah remaja, pemeriksaan kehamilan, konsumsi tablet tambah darah ibu hamil, pemberian makanan tambahan bagi Ibu Hamil kurang energi kronis (KEK), pemantauan pertumbuhan balita, ASI Eksklusif, pemberian MPASI kaya protein hewani bagi Baduta, tata laksana balita dengan masalah gizi, peningkatan cakupan dan perluasan imunisasi, edukasi remaja, ibu hamil dan keluarga termasuk pemicuan bebas buang air besar sembarangan( BABS).

9. Penentuan dan evaluasi Percepatan Penurunan Stunting kedepannya dilakukan dengan menggunakan satu data yang menjadi rujukan dalam perencanaan dan penganggaran, peningkatan kualitas data rutin melalui E-PPGBM, DAK 2024 difokuskan untuk akselerasi pencapaian target RPJMN, Skema pembagian peran makanan tambahan(PMT) yang jelas, mendorong pencapaian target PBI JKN sesuai target RPJMN, penyediaan data komsumsi seperti komsumsi tablet tambah darah pada ibu hamil dan remaja putri, penyediaan data indikator Perpres 72/2021 yang belum diukur persen rumah yang mendapatkan akses air minum layak persen rumah tangga dengan akses sanitasi layak, persen keluarga berisiko stunting yang memperoleh pendampingan).

Bagikan :

Pos terkait