Tutup Jalan Bukan Jahat, Tapi Memperjuangkan Hak

Johan menjelaskan, perdebatan sempat terjadi karena penutupan jalan yang didirikan, namun akhirnya diundang Ketua RT ke rumah tetangga, untuk dicarikan solusi.

“Disana kami membahas soal jalan yang kami tutup, sementara kami meminta akses jalan untuk menuju rumah kami dan itu mereka tidak lakukan. Saat mediasi itu, dihadiri Bhabinkamtibmas, Ketua RT, Lurah. Lagi-lagi pemilik sah dari tanah keluarga Cuan tidak hadir, hanya isterinya saja, begitu pun yang menutup akses jalan kami, yang hadir hanya isterinya saja,” terangnya.

Johan berharap, permasalahan ini dapat diselesaikan dengan musyawarah.

“Kami berharap instansi terkait, dapat memberikan solusi atas permasalahan ini,” tegasnya.

Print Friendly, PDF & Email
Bagikan :

Pos terkait