BERITA TERKINIHEADLINEHUKUM & KRIMINALNUSANTARA

Stand Up Comedy AKBP Muhammad Taat Resdi Warnai Pisah Sambut Kapolres Tulungagung

×

Stand Up Comedy AKBP Muhammad Taat Resdi Warnai Pisah Sambut Kapolres Tulungagung

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, TULUNGAGUNG – Pisah sambut Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Tulungagung Polda Jawa Timur diwarnai stand up comedy membikin gelak tawa para undangan di Pendapa Kongas Arum Kusumaningsih Bongso Pemerintah Kabupaten (Pemkab) yang lebih akrab sebutan kota Marmer, Jumat (19/7/2024) Siang.

Stand up comedy yang dilontarkan oleh Kapolres Tulungagung, Polda Jawa Timur, Ajun Komisaris Besar Polisi (AKBP) Muhammad Taat Resdianto, S.H., S.I.K., M.T.C.P., merupakan salah saru genre lawakan dengan cara bermonolog mengenai sesuatu topik.

“Pak Arsya (AKBP Teuku Arsya Khadafi_red) ini tingkat gantengnya sudah nasional. Kalau saya di tingkat keluarga saja masih dipertanyakan. Apalagi saat beliaunya itu viral saat ada bom di Jakarta beberapa tahun lalu,” ungkapnya, dalam kata sambutan membikin gelak tawa para undangan.

Perwira polisi asli kelahiran Temanggung, Provinsi Jawa Tengah menambahkan ia pun
meminta maaf kepada masyarakat Tulungagung, apabila tak bisa lagi memiliki Kapolres dengan wajah ganteng seperti sebelumnya (AKBP Teuku Arsya Khadafi).

Meskipun demikian, sambung dia, ia berharap dukungan dari semua stakeholder dalam menjalankan tugasnya dalam memimpin di wilayah hukum Tulungagung sehingga senantiasa tercipta aman dan kondusif.

“Ijin kulonuwun (Permisi.red) dan Mohon dukungan dari semua pihak baik dari jajaran Forkopimda, dan seluruh elemen masyarakat dan rekan-rekan insan media sehingga selama bertugas di Kabupaten Tulungagung selalu dalam situasi aman dan kondusif,” tambahnya.

Muhammad Taat Resdi berujar pada kesempatan baik ini Ia pun tak malu mengakui keunggulan dan prestasi dari seniornya selama menjadi Kapolres Tulungagung.

“Pak Arsya selama menjadi Kapolres Tulungagung sudah mengukir segudang prestasi, dan akan saya tingkatkan lebih baik lagi,” terangnya.

Lebih lanjut Muhammad Taat Resdi menjelaskan ia pun masih melontarkan stand up comedy disebut-sebut dirinya asli Kabupaten Tulungagung padahal Temanggung, Jawa Tengah.

“Kabupaten Tulungagung sebagai pertanda yang terlambat dipahaminya. Sebab sejak awal berkiprah di institusi Polri, banyak yang menganggapnya berasal dari Kabupaten Tulungagung karena namanya yang mirip dengan Kabupaten Temanggung. Saya setiap kali mengenalkan diri dari Temanggung itu pasti disangkanya dari Tulungagung. Ini rupanya pertanda yang terlambat saya sadari,” pungkas dia mendapatkan aplaus tepuk tangan para undangan itu.

Sementara itu, AKBP Teuku Arsya Khadafi mengungkapkan hal senada ia pun tak canggung menyebut penggantinya ini merupakan perwira terbaik di Markas besar (Mabes) Polri,

“Perwira polisi asli kelahiran Temanggung (AKBP Muhammad Taat Resdi) ini sarat prestasi dan sudah dikenalnya dengan baik saat masih menjadi Taruna,” ungkapnya.

Arsya lebih akrab disapa menambahkan pada kesempatan baik ini ia pun menyampaikan terima kasih kepada semua pihak atas dukungannya selama memimpin di Polres Tulungagung Polda Jawa Timur.

“Alhamdulillah ternyata sudah satu tahun di sini, tapi rasanya baru sebentar. Kami bersama keluarga dapat sambutan dan bantuan dari bapak ibu semuanya dalam bertugas,” tambahnya.

“Penuh rasa Kekeluargaan, keakraban dan keterbukaan membuat semua masalah, tantangan sosial, kriminal dan lain-lain bisa teratasi. Dan tentu kami sampaikan terima kasih kepada Forkopimda Tulungagung atas kerjasamanya. Adik asuh saya ini adalah perwira polisi yang penuh prestasi dan sudah dikenalnya dengan baik saat masih menjadi Taruna. Taat ini salah satu perwira Polri terbaik, sudah saya kenal sejak Taruna. Saya yakin beliaunya bisa bekerja dengan lebih baik dibanding saya. Semoga dukungan selalu didapatkan oleh Pak Taat sehingga bisa bekerja dengan baik dan silaturahmi bisa tetap terjalin,” pungkasnya.