Reporter : Poppy Setiawan
JAKARTA,Mattanews.co– Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) yang telah secara resmi membantah tergabung dalam Aliansi Jakarta Bersuara di antaranya BEM Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), BEM Universitas Esa Unggul (Unesa), dan BEM Universitas Trilogi. Klarifikasi itu disampaikan mereka dalam akun Instagram masing-masing.
Empat BEM ini kompak menolak pernyataan Aliansi BEM Jakarta yang mengkritik sejumlah kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam menangani Virus Corona (Covid-19).
“Tidak adanya bentuk komunikasi yang dilakukan oleh Aliansi BEM DKI Jakarta ke internal BEM Universitas Muhammadiyah Jakarta yang masih aktif,” tulis BEM Universitas Muhammadiyah Jakarta periode 2020/2021 dalam surat yang mereka unggah di Instagram seperti dilihat Rabu (8/4/2020).
Dalam suratnya, mereka mengungkap mahasiswa yang terlibat dalam Aliansi BEM DKI Jakarta Bersuara. Beberapa pelaku ternyata ‘pensiunan’ alias mantan pengurus Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM)
Sebelumnya, sekelompok mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi BEM Jakarta Bersuara mengkritik sejumlah kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dalam menangani virus Corona (Covid-19).
Mereka mengklaim bahwa Aliansi BEM Jakarta Bersuara merupakan gabungan dari BEM Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), BEM Uhamka, Kalbis Institute, BEM Universitas Jayabaya, BEM Universitas Esa Unggul, BEM Universitas Trilogi dan BEM Stikes Binawan.
Mereka menggelar konferensi pers terkait penanganan virus corona di DKI Jakarta bertajuk “Lockdown Solusi atau Politisasi”. Acara tersebut digelar di MM Juice, Cikajang, Jakarta Selatan, Sabtu (4/4/2020).
Mereka menilai kebijakan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan tentang penanganan Virus Corona (Covid-19) kurang tepat dan cenderung bernuansa politis ketimbang solutif.
Editor : Poppy Setiawan














