Reporter : Tison
MEDAN, SUMUT, Mattanews.co – Selama satu tahun lebih atau tepatnya 447 hari sosok Edy Rahmayadi menjabat Gubernur Sumatera Utara (Gubsu) sejak dilantik pada 5 September lalu hingga saat ini terlihat Edy Rahmayadi masih fokus menuaikan janji kampanyenya saat Pilgub Sumut 2018 silam.
Meski kebijakannya dalam menata Daerah Khusus Kota Medan dalam satu tahun terakhir sering kali menimbulkan respons pro dan kontra, banyak juga apresiasi positif terhadap kinerja gubernur dan wakilnya tersebut.
Beberapa tokoh mengakui ada langkah nyata untuk mewujudkan Sumatera Utara lebih baik dan Bermartabat.
Salah satunya Tokoh Sumut yang juga sebagai Ketua Steering Committee (SC) atau Pengarah di Pokja Sumut Bermartabat Disperindagsu, Fahri Lubis, mengapresiasi sejumlah kinerja Edy Rahmayadi, Selasa, (26/11/2019) melalui via selulernya kepada wartawan Mattanews.co.
“Saya melihat dan mengikuti serta mencermati keseriusan perhatian Gubsu dan Wagubsu selama 1 tahun ini untuk memenuhi janji politiknya sudah nyata terbukti langsung dirasakan oleh warga Sumatera Utara,” ungkapnya.
Harapanya, lanjut Fahri Lubis, memasuki awal tahun 2020 seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) sudah menjalankan program-programnya secara kongkrit, dengan penyerapan anggaran yang digelontorkan untuk dioptimalkan dan tepat sasaran.
“Khususnya target dibidang pendidikan, untuk membangun SMK di Sumut dilaksanakan dan untuk jabatan kepala sekolah di SMU yang masih Plt segera di isi. Karena tenaga guru yang memiliki kompetensi dan sertifikasi serta mumpuni untuk diberdayakan menduduki jabatan kepala sekolah, yang kami pantau masih banyak yang rangkap jabatan atau kosong,” ucap dia.
Dirinya juga berharap khusus untuk meningkatkan ekonomi berbasis kerakyatan seperti UMKM dan UKM serta IKM mendapat perhatian dan menjadi prioritas program utama Kadis Perdagangan dan Industri Pemerintah Provinsi Sumatera Utara (Pemprovsu) yang saat ini dinakhodai oleh Zonny Waldi dengan mendapat dukungan dari para akademisi, praktisi serta dari para pelaku usaha UMKM yang bergabung dalam Pokja Sumut Bermartabat Disperindagsu.
“Yang membantu memfasilitasi dan mengedukasi serta melakukan inovasi dan terobosan untuk hasil
produk-produk para UMKM UKM dan IKM dipasarkan ke luar negeri Go Internasional,” harap pengamat politik dan sosial ini.
Menurutnya, saat ini toko UMKM Sumut Bermartabat tengah dalam proses persiapannya yakni bekerjasama dengan Konjen RI di Kota Marseille Prancis Selatan dan dalam penjajakan di Negara Malaysia, Jepang, Uni Emirat Arab, Maroko, Brunei Darussalam dan negara Paman Sam Amerika New York.
Sedangkan untuk pemasaran dalam negeri khususnya di Medan akan dibuka gerai/toko Sumut Bermartabat yang menjual produk-produk UMKM asli Sumut, yang Insyaallah ditiap Kabupaten/Kota berdiri toko UMKM Sumut Bermartabat.
“Untuk sektor Industri saat ini sudah melalui proses pengkajian dan study kelayakan yaitu pabrik laminasi batang sawit dan pabrik gula mini yang menjadi target pada tahun 2021 sudah didirikan di Sumatera Utara,” jelasnya.
Program Sumut Swasembada Pangan ini menjadi prioritas utama yang nantinya masuk dalam wadah BUMD Pemprovsu sesuai RPJMD Sumut Tahun 2020. “Saya sangat optimis visi dan misi Sumut Bermartabat bisa tercapai dengan catatan partisipasi aktif dan peran serta seluruh komponen masyarakat dalam mendukung kinerja OPD dan tidak membebani APBD Pemprovsu, yang saat ini telah dilakukan oleh Kadisperindagsu dengan Pokja Sumut Bermartabat.
Terakhir Fahri Lubis menuturkan jika ternyata kesadaran dan tanggung jawab untuk membangun serta mensukseskan visi dan misi Sumut Bermartabat disambut baik dan didukung oleh para Akademisi, Praktisi dan Pelaku UMKM di Sumut.
“Semoga hal ini positif ini bisa diduplikasi dan diadopsi oleh para OPD Pemprovsu lainnya, jangan apriori dan paranoid negative thinking , apabila ada tokoh warga masyarakat Sumut yang mendukung berpartisipasi konotasinya minus yakni mengharap bayaran, masih ada warga Sumut yang komit dan amanah setia mendukung Gubsu dan Wagubsu pemimpinnya yang layak dibantu tanpa pamrih materi,” tegas dia.
“Pendukung Edy Rahmayadi dan Musa Rajeksah adalah rakyat Sumut yang punya martabat dan hati nurani yang ingin berbuat untuk perubahan tanah kelahirannya yang bermartabat, bukan seperti oknum-oknum yang berfikir pragmatis bahwa segala sesuatunya dinilai dengan materi,” tutup Fahri Lubis.
Editor : Anang














