BERITA TERKINIHEADLINEPEMKOT PALEMBANGPEMPROV SUMSEL

650 Kasus DBD di Palembang, Dua Meningal Dunia

×

650 Kasus DBD di Palembang, Dua Meningal Dunia

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Palembang Kasus demam berdarah dengue (DBD) di kota Palembang menyentuh angka 650 kasus. Hal ini disampaikan oleh Kabid Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Dinkes Palembang Yudhi Setiawan saat di konfirmasi awak media, Kamis 21 Desember 2023.

“Dari data kita kasus DBD di kota Palembang terus bertambah per 14 Desember 2023 sudah menyentuh 650 kasus,” katanya.

Selain jumlah kasus DBD yang meningkat drastis, jumlah korban jiwa akibat DBD juga bertambah 2 orang di bulan ini, yang sebelumnya hanya 8 orang hingga menjadi ada 10 orang yang meninggal dunia sejak awal Januari.

“Saat ini jumlah korban jiwa juga bertambah yang sebelumnya 8 orang, sekarang sudah 10 orang diantaranya 6 korban laki-laki dan 4 korban perempuan,” ujarnya.

Yudhi menjelaskan bahwa masyarakat harus mewaspadai penularan kasus DBD. Tanda-tandanya termasuk bintik-bintik merah di seluruh tubuh, nyeri seluruh badan, sakit kepala atau pusing, dan demam tinggi hingga 40 derajat Celcius.

“Jika masyarakat sudah terkena gejala seperti itu, segera pergi ke puskesmas atau rumah sakit agar mendapatkan pertolongan pertama,” ungkapnya

Lanjut Yudhi, menyebut saat ini sudah memasuki musim hujan dan kewaspadaan terhadap potensi DBD harus ditingkatkan.

“Kami mengimbau masyarakat agar secara dini mewaspadai potensi DBD karena memasuki musim hujan kita tahu saat musim hujan biasanya kasus DBD meningkat,” paparnya.

Untuk mencegah terjadinya DBD, pihaknya pun sudah melakukan sosialisasi kepada masyarakat di Palembang. Di antaranya menganjurkan untuk menguras tempat penampungan air, menutup tempat-tempat penampungan air dan mendaur ulang berbagai barang yang berpotensi menjadi tempat berkembang biak nyamuk Aedes Aegypti yang membawa virus DBD pada manusia.

“Kita imbau masyarakat untuk mencegah DBD dengan cara-cara itu,” tukasnya.