MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Suasana haru menyelimuti Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso saat H. Gatut Sunu Wibowo menyerahkan Surat Keputusan (SK) pemberhentian dan pemberian pensiun kepada puluhan Aparatur Sipil Negara (ASN), Rabu (18/2/2026) sore. Momentum ini bukan sekadar agenda administratif, melainkan penanda berakhirnya perjalanan panjang pengabdian aparatur sipil negara di lingkungan Pemerintah Kabupaten Tulungagung.
Dalam sambutannya, Bupati Tulungagung, H. Gatut Sunu Wibowo, menyampaikan apresiasi mendalam kepada para ASN yang memasuki batas usia pensiun (BUP) terhitung mulai tanggal 1 Maret dan 1 April 2026. Ia menegaskan bahwa pensiun adalah ketentuan regulatif yang harus dijalankan secara tertib, namun nilai pengabdian para abdi negara tidak pernah berhenti oleh waktu.
Sebanyak 83 ASN resmi menerima SK purna tugas pada kesempatan tersebut. Pemerintah Kabupaten Tulungagung, kata Bupati Gatut Sunu, memandang prosesi ini sebagai bentuk penghormatan atas dedikasi, integritas, dan kontribusi nyata yang telah diberikan selama bertahun-tahun dalam menjalankan roda pemerintahan dan pelayanan publik.
Turut hadir dalam kegiatan itu Wakil Bupati Tulungagung H. Ahmad Baharudin, S.M., serta Penjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Tulungagung Soeroto, S.Sos., M.M. Kehadiran jajaran pimpinan daerah menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memberikan penghargaan moral kepada ASN yang menuntaskan masa baktinya.
Bupati Gatut Sunu menyoroti bahwa di balik regulasi pensiun, terdapat rekam jejak kerja keras, disiplin, dan tanggung jawab yang menjadi fondasi birokrasi. Nilai-nilai tersebut, menurutnya, harus diwarisi oleh ASN yang masih aktif demi menjaga kesinambungan pelayanan kepada masyarakat.
Selain penyerahan SK, para ASN purna tugas juga menerima tali asih dari KORPRI sebagai simbol kebersamaan dan kepedulian dalam keluarga besar aparatur negara. Tali asih itu dimaknai sebagai pengikat solidaritas, bahwa relasi emosional dan persaudaraan tidak terputus meski peran formal telah usai.
“Kami berharap masa purna tugas menjadi fase kehidupan yang tenang, sehat, dan penuh rasa syukur. Pemerintah daerah tetap membuka ruang bagi para senior untuk terus memberi saran, masukan, dan kontribusi bagi pembangunan daerah,” ujarnya.
Kepada ASN yang masih aktif, Bupati Gatut Sunu berpesan agar menjadikan dedikasi para pendahulu sebagai inspirasi. Profesionalisme, integritas, dan komitmen terhadap pelayanan publik, tegasnya, adalah pilar utama yang tidak boleh goyah.
Acara ditutup dengan ucapan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh ASN yang memasuki masa purna tugas. Pemerintah Kabupaten Tulungagung menegaskan, pengabdian sejati tidak berakhir di meja birokrasi, melainkan terus hidup dalam kontribusi nyata bagi masyarakat dan daerah.














