[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Klik Disini Untuk Mendengarkan Berita”]
MATTANEWS.CO, MEDAN – Kahiyang Ayu, yang merupakan istri dari Wali Kota Medan, Muhammad Bobby Afif Nasution, dilantik sebagai Ketua TP PKK Kota Medan dan Ketua Dekranasda Kota Medan Sumatera Utara (Sumut).
Pelantikan dilakukan langsung oleh Nawal Edy Rahmayadi, Ketua TP PKK Provinsi Sumut dan juga Ketua Dekranasda Provinsi Sumut, di Aula T Rizal Nurdin Rumah Dinas Gubernur Sumut, Jumat (26/02/2021).
Seperti pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota (Wawako) Medan sebelumnya, proses pelantikan Ketua TP PKK Kota Medan dan Ketua Dekranasda Kota Medan juga tetap menerapkan protokol kesehatan (prokes).
Ketua TP PKK dan Ketua Dekranasda Provinsi Sumut Nawal Edy Rahmayadi dalam pidatonya mengatakan, pelantikan ini merupakan wujud pelaksanaan ketentuan dalam bidang kelembagaan di gerakan PKK maupun Dekranasda.
Yang mana, sebagai langkah awal bagi ketua yang dilantik, untuk meneruskan kepemimpinan di PKK dan Dekranasda. Terutama sebagai rangkaian dari kegiatan pelantikan kepala daerah di Sumut.
“Saya selaku pribadi maupun sebagai Ketua PKK dan Dekranasda Sumut, mengucapkan selamat atas pelantikan tersebut. Semoga Allah SWT senantiasa membimbing dan menyertai tugas bapak, sebagai Ketua Pembina TP PKK dan Dekranasda di daerah masing-masing,” ucapnya.
Dalam pelantikan tersebut, Nawal Edy Rahmayadi juga menekankan kepada Ketua TP PKK dan Ketua Dekranasda, untuk memahami hal-hal penting.
Serta siap berkonsultasi dan berkoordinasi, demi terlaksananya seluruh program kerja yang akan dilaksanakan setiap harinya.
“Saya yakin ibu-ibu dapat menjalankan tugas ini dengan sebaik-baiknya dengan bekerjasama dengan tim penggerak PKK dan Dekranasda Sumut maupun dengan organisasi-organisasi wanita, yang ada. Serta dengan gugus tugas Covid-19 di daerah masing-masing.” katanya di Medan.
Di samping itu, lanjut Nawal, program-program kerja harus menjadi prioritas utama dan pembenahan struktur segera dipersiapkan. Serta membereskan segala inventarisasi, agar diteliti dengan sebaik-baiknya.
“Jangan lupa juga pelajari buku memori ketua yang lama sebagai gambaran untuk pelaksanaan tugas ke depannya. Dan berkoordinasi dengan dinas terkait serta Satgas Covid-19,” ungkapnya.














