Reporter : Adi
PALEMBANG, Mattanews.co – Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Kota Palembang pimpinan Sigit mengelar Diskusi publik dengan tema gambut lestari landscape tidak membara, Sumsel berjaya. Ketua HMI kota Palembang Sigit berharap agar mahasiswa dilibatkan untuk penanggulangan kebakaran nanti. Sebab dari data pada tahun ini kemarau akan lebih panjang dibandingkan pada 2015 lalu.
“Kita sama-sama melakukan kegiatan curah pikiran, dalam rangka melakukan edukasi bersama guna mencengah kebakaran hutan nanti,” kata Ketua HMI cabang Palembang Sigit Muhaimin saat pembukaan kegiatan di hotel Swarna Dwipa Sabtu (16/03/2019).
Dilanjutkannya, saat 2015 Sumsel mengalami musibah besar bahkan asap dari negara ini sampai keluar negara lain seperti Singapura dan Malaysia. Dari data BMKG pada April nanti akan ada kemarau panjang, akan lebih parah daripada kemarau pada 2015 lalu.
“Jadi perlu edukasi sedini mungkin untuk memberikan solusi jika terjadi kemarau panjang nanti,” kata dia.
Masih banyak masyarakat dan mahasiswa masih belum mengerti apa itu gambut sebenarnya. Jadi janhan sampai pada saat musibah mahasiswa baru dilibatkan. Hendaknya sebelum terjadi kebakaran mahasiswa harus dilibatkan dalam pencegahan kebakaran itu nanti.
“Melalui diskusi ini diharapkan mahasiswa bisa mencegah dan memberikan edukasi kepada masyarakat guna memberikan yang terbaik pada saat kemarau nanti,” harapnya.
Sementara itu ketua tim restorasi hutan gambut Najib Asmani mengatakan, sebetulnya ada 3 zona lahan, pertama lahan tanah yang diolah menjadi lahan pertanian. Kedua yaitu lahan rawa yang digunakan untuk perikanan. Sedangkan yang ketiga adalah lahan gambut. Lahan gambut dulu tidak pernah dipakai. Tapi saat ini lahan gambut diolah karena lahan saat ini terbatas.
“Jadi karena dimanfaatkan secara berlebihan lahan ini terancam akan musnah,” ulasnya.
Gambut berfungsi menahan air pada saat hujan. Serta melepaskan air pada saat kemarau. Serta diatas gambut bisa tercipta hutan yang kokoh karena mineral yang banyak terdapat dilahan gambut. Gambut juga berfungsi untuk menahan tanah sehingga tidak terjadi erosi. Gambut sekarang dimanfaatkan untuk perkebunan dan pertanian. Sebetulnya gambut lebih dalam dari lahan rawa. Tapi karena dimanfaatkan untuk perkebunan maka dibuatlah irigasi. Sehingga air dilahan gambut menjadi kering. Inilah yang mengakibatkan lahan gambut rentan terhadap kebakaran.
Gambut sama seperti spons begitu terkena puntung korek atau rokok langsung terbakar. Begitu terbakar diatas maka sampai kedalam terbakar. Jadi jika sudah terbakar akan sulit dipadamkan.
“Kita kehilangan sebanyak 300ribu hektar pada kebakaran 2015 lalu. Jangan sampai peristiwa kelam itu terjadi lagi,” bebernya.
Editor : Anang














