Reporter : Refly An
MUARA ENIM, Mattanews.co – Warga di hebohkan atas penemuan mayat di yang mengapung di sungai lematang dusun V Desa Ulak Bandung Kecamatan Ujan Mas Kabupaten Muara Enim Sumatera Selatan Senin (18/03/2019) sekitar pukul 16:30 Wib, akhirnya diketahui sosok mayat yang mengapung tersebut bernama Edwin Praja (24) warga dusun VII Desa Ujan Mas Baru Kecamatan Ujan Mas Kabupaten Muara Enim.
Diceritakan dalam kronologi kejadian yang bersumber dari Polsek Gunung Megang Polres Muara Enim, saksi pertama kali yang melihat mayat mengapung itu, yakni Weldi (15) warga dusun VI Desa Ulak Bandung yang hendak berniat mandi ke pemandian umum sungai lematang sekitar TKP, tiba tiba saksi dikejutkan sesuatu yang mengapung di sungai dan berinisiatif menarik ke tepi sungai yang ternyata adalah sosok mayat laki laki.
Tidak berlama-lama saksi langsung melaporkan kejadian itu ke Kepala Desa (Kades) Ulak Bandung Yusriadi(45), lalu Kades langsung melaporkan penemuan mayat laki laki itu ke Polsek Gunung Megang Polres Muara Enim.
Kapolres Muara Enim AKBP Afner Juwono SIK ,SH,MH, melalui Kapolsek Gunung Megang AKP Feriyanto SH mendengar laporan tersebut langsung mendatangi tempat penemuan mayat dan langsung menindaklanjuti laporan tersebut lalu melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP)
“Kita langsung cek tempat penemuan mayat sekaligus telah mengintrograsi para saksi saksi, di dapatkan informasi bahwa korban di ketahui pergi dari rumah pada hari Minggu sekira pukul 01.00 WIB menggunakan sepeda motor merk Yamaha Mio Warna merah muda dan putih dengan plat nomor kendaraan BG 6657 OW korban pergi dengan maksud mencari adiknya, juga pada saat mayat ditemukan kunci sepeda motor korban masih berada didalam kantong celana korban,” terang Kapolsek.
Sampai penemuan mayat ini diberitakan, dugaan sementara korban terpeleset pada saat hendak buang air kecil di sungai Lematang Desa Ujan Mas Lama.”Ini di buktikan dengan penemuan sepeda motor korban di dekat pinggiran sungai lematang Desa Ujan Mas Lama,” ungkap Kapolsek, dan juga pihak keluarga korban telah menerima dengan ikhlas atas kematian korban dan menolak untuk di otopsi.
Editor : Selfy














