[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Klik Disini Untuk Mendengarkan Berita”]
MATTANEWS.CO, JAKARTA– Beredar sebuah unggahan di media sosial Facebook yang menyebutkan bahwa vaksin sebetulnya tidak dibuat untuk Covid-19, melainkan Covid-19 yang dibuat atau diciptakan agar masyarakat divaksinasi. Bahkan menyebut vaksin sebagai racun yang telah dipersiapkan sebelumnya.
Faktanya, Berdasarkan penelusuran Mattanews.co, Sabtu (6/3/2021) dikutip dari Fact Check (reuters.com) klaim dalam unggahan tersebut adalah informasi yang keliru.
Dilansir dari reuters.com, banyak Negara yang telah membuktikan secara independen bahwa SARS-CoV-2 benar adanya. Sebagaimana diketahui, wabah Covid-19 diawali dengan temuan sekumpulan kasus pneumonia yang tidak diketahui asalnya di Wuhan, Tiongkok, yang dilaporkan kepada WHO oleh otoritas Tiongkok pada 31 Desember 2019. Sejauh ini, terdapat 114 juta kasus Covid-19 yang dikonfirmasi telah menyebabkan lebih dari 2,5 juta kematian di seluruh dunia.
Selanjutnya, vaksin dirancang dengan membuat protein virus Covid-19 berdasarkan urutan genetik untuk memberikan kekebalan terhadap virus tersebut,” dilansir reuters.com, Kamis (4/3/2021).
Berdasarkan data yang terkumpul dapat disimpulkan bahwa klaim yang menyebutkan bahwa vaksin sebetulnya tidak dibuat untuk Covid-19, melainkan Covid-19 yang dibuat atau diciptakan agar masyarakat divaksinasi dan menyebut vaksin sebagai racun yang telah dipersiapkan sebelumnya adalah tidak benar atau hoax.
Informasi ini jenis hoax misleading content atau konten menyesatkan. Konten jenis ini dibuat secara sengaja dan diharap mampu menggiring opini sesuai dengan kehendak pembuat informasi.
Jangan mudah percaya dan cek setiap informasi yang kalian dapatkan, pastikan itu berasal dari sumber terpercaya, sehingga bisa dipertanggungjawabkan kebenarannya.














