[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Klik Disini Untuk Mendengarkan Berita”]
MATTANEWS.CO, JAKARTA– Pemprov DKI Jakarta mengimbau seluruh masyarakat untuk meningkatkan kedisiplinan terhadap protokol kesehatan 3M, lentaran kasus positif COVID-19 yang masih terus bertambah. Kendati Pemprov DKI Jakarta terus meningkatkan 3T, diperlukan kerja bersama masyarakat untuk memutus mata rantai penularan virus ini.
Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data yang terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 10.911 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 8.183 orang PCR dites hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 1.474 positif dan 6.709 negatif.
“Untuk menilai tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 311.799. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 82.168. Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta turun sejumlah 271 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 7.051 (orang yang masih dirawat atau isolasi,” ungkapnya, dilansir siaran pers PPID Pemprov DKI Jakarta, Senin (22/3/2021)
Sedangkan, kasus jumlah Konfirmasi total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 372.056 kasus. Dari jumlah kasus tersebut, total orang telah dinyatakan sembuh sebanyak 358.826 dengan tingkat kesembuhan 96,4%, dan total 6.179 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,7%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,7%.
Untuk tingkat kepositifan atau proporsi kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 12,8%, sedangkan proporsi kasus positif secara total sebesar 11,2%. WHO juga menetapkan standar proporsi kasus positif tidak lebih dari 5%.














