MATTANEW.CO,FAKFAK – Dewan Adat Papua (DAP) Wilayah III Doberay Papua Barat sebagai Rumah Besar Masyarakat Adat Papua Wilayah III Doberay mengingatkan, keluarga dan kerabat pelaku pembunuhan terhadap dua anak adat beberapa waktu yang lalu, untuk segera keluar dari Tanah Papua.
Ketua DAP Mananwir Paul Finsen Mayor, atas nama Masyarakat DAP Wilayah III Doberay Papua Barat mengingatkan, hal itu kepada keluarga pelaku untuk pulang ke kampung halaman, lantaran tidak menginginkan sesuatu yang tidak diinginkan terjadi.
“Ini sangat berbahaya, sebab dalam budaya Masyarakat Adat Papua tidak akan pernah melupakan masalah pembunuhan sadis dan keji ini,” ungkap Mananwir, melalui pesan tertulis. Sabtu (27/3/2021).
“Demi keselamatan dan keamanan serta kenyamanan keluarga pelaku maka sebaiknya segera pulang ke kampung halaman,” sambungnya.
“Sebab, kematian kedua anak adat Papua ini sangat sadis dan menjadi dendam kepada keluarga pelaku pembunuhan,” ujarnya
Lebih lanjut Mananwir mengungkapkan, Hidup di tanah ini harus baik-baik dan tahu diri, sopan santun dalam bermasyarakat, bicara sopan, bertindak sopan dan santun kepada sesama orang.
Serta, jangan selalu mau main alat tajam yang mengakibatkan pembunuhan sesama manusia di Tanah ini.
“Datang ke Tanah ini cukup cari makan saja jangan bertindak lebih, malu hati sama yang punya Tanah. Apalagi sampai melakukan Pembunuhan terhadap Orang Papua maka konsekuensinya adalah keluar dari Tanah Papua,” katanya.
Kata Dia, Hukum Adat Papua akan berlaku untuk menyikapi permasalahan besar di Tanah ini, atas pembantaian yang dilakukan oleh lebih dari satu pelaku.
“Kami tetap mendukung proses hukum yang dilakukan oleh aparat penegak hukum untuk menyelesaikan kasus ini sampai putusan pengadilan hukuman mati terhadap para pelaku pembunuhan sadis dan keji,” tandas Mananwir Paul Finsen Mayor.(ril)














