MATTANEWS.CO, CIAMIS – Pemerintah Kabupaten Ciamis Jawa Barat (Jabar) mendeklarasikan Indek Desa Membangun (IDM) tahun 2021. di Aula Sekretariat Daerah Kabupaten Ciamis, Senin (24/5/2021). Dalam kesempatan tersebut dihadiri pula oleh Wakil Gubernur Jabar Uu Ruzhanul Ulum. Uu menilai Indeks IDM Ciamis mengalami peningkatan yang luar biasa.
Keberhasilan Bupati Ciamis membangun Desa Mandiri kata Ia, patut ditiru oleh para Bupati di daerah lainnya. Untuk itu, ia sangat mengapresiasi dan merasa bangga terhadap Bupati Ciamis yang telah mampu meningkatkan Desa mandiri.
“Keberhasilan yang diraih Kabupaten Ciamis, turut mendukung keberhasilan di Jawa Barat,” kata Uu
Menurut orang nomor dua di Jabar ini, dengan capaian tersebut nantinya tidak ada lagi desa yang tertinggal di Jabar. Ketika berhasil membangun desa, lanjut dia, maka otomatis membangun Kabupaten juga akan berhasil, begitu pun dengan Provinsi.
“Saya sangat mendukung Deklarasi IDM dan berharap menjadi motivasi bagi desa-desa yang lain. Kehadiran saya pun dikhususkan lantaran prestasi pak Bupati,” jelasnya.
Diketahui, penilaian tiga dimensi IDM yakni dimensi lingkungan, dimensi sosial dan dimensi ekonomi. Dimensi lingkungan terdiri dari kualitas lingkungan hidup dan potensi rawan bencana. Dimensi sosial terdiri dari kesehatan, pendidikan, modal sosial dan permukiman.
Di tempat yang sama Bupati Ciamis Herdiat Sunarya mengicapkan selamat kepada 48 Desa di Kabupaten Ciamis yang telah meraih peringkat Desa mandiri.
“Mendapat peringkat tersebut tidak mudah karena melalui tahapan dan kriteria dalam meraih desa mandiri. Untuk itu, saya ucapkan selamat dan berikan apresiasi yang tinggi,” ucap Bupati.
Herdiat mengatakan di Ciamis sudah tidak ada desa dengan kategori tertinggal. Ia mengimbau kepada para kepala desa agar terus meningkatkan kinerja untuk meningkatkan kategori desanya agar lebih baik lagi.
Herdiat mengingatkan agar desa memanfaatkan dana tersebut sebaik baiknya. Pemkab Ciamis juga mengadakan pendampingan dana desa yaitu melalui alokasi dana desa.
“Tahun ini Kabupaten Ciamis mengalokasikan ADD sebesar Rp135 Miliar untuk 258 Desa di Kabupaten Ciamis. Dikarenakan penanganan Covid-19 dan refocusing menurun dari tahun sebelumnya Rp144 miliar,” jelasnya.
Ia pun menjanjikan kepada kepala desa yang meraih predikat desa mandiri agar mendapat reward dari Pemkab Ciamis.
“Pada APBD perubahan agar diberikan reward kepada desa yang naik kelas dari desa maju ke mandiri,” ucapnya.














