Repoter : Yulie Apriyani
Palembang, Mattanews.co – Calon Presiden (Capres) RI urut 02 Prabowo Subianto dalam orasi politiknya di depan ribuan pendukungnya pada kegiatan kampanye akbar di pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) Selasa (09/04/2019) meminta kepada semua massa pendukungnya untuk tetap memeriksa nama-nama hantu yang gentanyangan di tempat pemilihan suara (TPS) pada pemilihan tanggal 17 April 2019 mendatang.
“Jika memang bersih dan tidak ada kecurangan, Insya Allah akan menang, kita mulai hari kebangkitan rakyat agar Indonesia sejahtera, saya tanya siap untuk mengawasi TPS dari hantu-hantu,” tanyanya dihadapan massa.
Dia menjelaskan semua rakyat di Negeri ini juga memiliki harapan kepada Prabowo-Sandi. Oleh sebab itu ia sekali lagi mengingatkan agar pendukung selalu menjaga setiap TPS yang ada.
Ia juga berjanji jika terpilih dan diberi amanah, akan membawa putra dan putri terbaik di negeri ini untuk melayani rakyat Indonesia seadil-adilnya. “Saya juga tidak mau lagi ulama dipenjara, emak-emak dikejar kejar, di curangi,” tegasnya.
Ia juga berterima kasih kepada seluruh massa pendukungnya yang telah menyempatkan hadir dalam kampanye akbar di pelataran Benteng Kuto Besak (BKB) Palembang dan menyaksikan orasi politik dirinya.
Saat orasi politik, Prabowo Subianto punya kenyakinan mampu meraih suara di sumsel mencapai 80 persen karena meliha di Sumatera Selatan ditunjukkan dengan animo masyarakat yang begitu luar biasa.
“Sumatera Selatan harus bantu kami di daerah lain. Saya yakin bisa sampai 80 persen,” ujar Prabowo.
Prabowo menyampaikan orasi politiknya hampir satu jam lebih yang diiring cuara yang sejuk dan sedikit diguyur hujan. walaupun di guyur hujan tidak ada massa bergeming untuk menningglkan lokasi kampanye.Hujan yang masih saja belum reda ketika Prabowo tiba malah semakin ‘membakar’ semangat simpatisan.
Diketahui para pendukung mulai datang berbondong bondong sejak pukul 09.00 WIB, dan semakin siang jumlah massa semakin tumpah ruah ketika Prabowo mulai memasuki panggung Kampanye Akbar tersebut.
Massa yang hadir berasal dari berbagai lapisan masyarakat, baik itu emak-emak, relawan, simpatisan dan massa pendukung. Bahkan banyak juga berasal dari kalangan mahasiswa.
Editor : Bang YF














