BeritaBERITA TERKININUSANTARAPOLITIK

Anggota DPR-RI Berikan Bantuan Terhadap Korban Bencana Di Tanah Datar

×

Anggota DPR-RI Berikan Bantuan Terhadap Korban Bencana Di Tanah Datar

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, TANAH DATAR– Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia(DPR-RI) Shadiq Pasadigoe, Fraksi Nasional Demokrat (NasDem) berikan bantuan terhadap korban Bencana Tanah Datar, Sabtu(16/5/2026).

Di tengah suasana duka dan perjuangan masyarakat bertahan pascabencana, bantuan kemanusiaan terus bergerak menembus titik-titik terdampak hingga ke posko pengungsian terakhir.

Bantuan tersebut diserahkan, melalui Dewan Pimpinan Daerah(DPRD) Partai Nasdem Tanah Datar, dan langsung diserahkan oleh Koko Priemajaya, Noviandri, serta Yuni Darlis kepada masyarakat terdampak dan pengelola posko bencana.

Penyaluran dilakukan secara bertahap hingga ke titik terdampak terakhir di Setangkai, memastikan bantuan benar-benar menjangkau masyarakat yang membutuhkan di tengah kondisi akses yang masih terbatas akibat dampak banjir dan longsor.

Dalam kesempatan tersebut, para perwakilan turut menyampaikan pesan dari M. Shadiq Pasadigoe yang saat ini tengah menjalankan tugas dinas di luar negeri sehingga belum dapat hadir langsung menemui para korban.

Meski berada jauh dari kampung halaman, perhatian dan kepedulian terhadap masyarakat Tanah Datar disebut tidak pernah terputus. Melalui perwakilannya, Shadiq Pasadigoe menyampaikan permohonan maaf sekaligus doa bagi seluruh masyarakat yang terdampak bencana.

“Beliau menitipkan salam dan doa agar masyarakat tetap kuat, sabar, dan tabah menghadapi ujian ini. Semoga kondisi segera pulih dan masyarakat bisa kembali bangkit,” ujar Koko Priemajaya.

Bantuan yang disalurkan bukan hanya sekadar logistik, tetapi juga menjadi simbol hadirnya empati di tengah situasi sulit yang sedang dihadapi masyarakat. Di saat sebagian warga kehilangan akses, harta benda bahkan rasa aman akibat bencana, solidaritas sosial justru tumbuh semakin kuat.

Musibah yang melanda Tanah Datar beberapa hari terakhir memang meninggalkan luka mendalam. Namun di balik itu, semangat gotong royong dan kepedulian lintas pihak terus menjadi denyut harapan bagi masyarakat untuk bertahan dan bangkit kembali.