BERITA TERKINI

Ventilator Penuh, Pasien Meninggal Dunia di RSUD Ciamis

×

Ventilator Penuh, Pasien Meninggal Dunia di RSUD Ciamis

Sebarkan artikel ini

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Klik Disini Untuk Mendengarkan Berita”]

CIAMIS, MATTANEWS.CO – Membeludaknya pasien Covid-19 di Kabupaten Ciamis, hingga kekurangan Bed Occupancy Rate (BOR) dan Ventilator di RSUD Ciamis, akibatkan pasien meninggal dunia, karena kurangnya fasilitas ventilator.

Salah satu keluarga pasien yang dirawat di RSUD Ciamis dua hari yang lalu, keluhkan pelayanan dan kurangnya fasilitas RSUD yang mengakibatkan pasien meninggal dunia.

Tedi Rosmiadi, selaku adik pasien yang meninggal dunia mengatakan, Minggu (20/6/2021) kakaknya pulang dari Cirebon ke Ciamis dalam keadaan tidak sehat.

“Awalnya kakak saya ada sesak napas, kemudian saya dan keluarga membawa beliau ke RSUD Ciamis. Begitu di Swab pertama ternyata hasilnya Reaktif, makanya langsung dirawat,” ungkap Tedi, kepada Mattanews.co, Rabu (23/6/2021).

Dia melanjutkan, pada hari Senin pagi, kondisi pernafasan kakaknya masih lumayan stabil, namun pada sore harinya kondisi langsung drop dan membutuhkan 53 oksigen.

“Hal tersebut, menurut para medis otomatis harus dibantu ventilator, namun saat itu hanya ada lima ventilator dan itupun sudah penuh semua,” paparnya.

Akhirnya, lanjut Dia, kakaknya yang tanpa perawatan yang seharusnya dipaksakan dirawat di RSUD Ciamis, malamnya meninggal dunia sekitar jam 2 malam.

“Saya sebagai bagian dari masyarakat, langsung memberitahukan ke Sekda mengenai situasi terkini dalam penanganan medis tentang suspect Covid-19 di RSUD yang kekurangan Ventilator. Namun sekda hanya memberikan jawaban sedang diusahakan,” jelasnya.

Kata Dia, bahwa dirinya selaku Masyarakat Ciamis meminta kepada pemerintahan terkait, dalam hal ini mungkin Pemda, untuk percepatan dalam solusi penanganan karena kondisinya sudah darurat untuk memperbanyak alat medis dan sebagainya.

“Cukuplah kakak saya yang jadi korban terakhir dengan kurang ketersediaan alat medis untuk penanganan covid-19,” ujarnya.

Lebih lanjut dia mengatakan permohonan maaf sebab bukannya tidak menghargai usaha dari pihak gugus tugas ataupun Pemda Ciamis, dia sangat apresiasi, tapi ini sebagai harapan saja bahwa dia mengharapkan tidak ingin ada korban-korban yang lain dengan alasan kekurangan alat medis.

“Saya merasa sangat kecewa atas kejadian seperti ini, semoga ke depan ada peningkatan pelayanan di RSUD Ciamis salah satunya dengan penambahan alat medis, karena menurut saya ini sudah tahap darurat,” tandasnya.

Sementara saat mencoba dikonfirmasi Reporter Mattanews.co via pesan Whatsapp, Dr. sahlan bagian Pelayanan RSUD Ciamis mengatakan bahwa malam itu Ventilator memang penuh.

“Malah yang dari ICU juga dipakai buat ke isolasi, pasien datang rata-rata keadaanya sesak berat dan saturasi oksigen menurun, jadi kami kekurangan Ventilator dan saat ini sedang diajukan lagi,” jelasnya.