BERITA TERKINI

MGP Soroti Pembangunan Embung Desa Linggamukti

×

MGP Soroti Pembangunan Embung Desa Linggamukti

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, PURWAKARTA – Pembangunan Embung Desa Linggamukti Kecamatan Darangdan Kabupaten Purwakarta (Jawa Barat) yang diduga bermasalah dalam pelaksanaan dan anggarannya menjadi perhatian aktivis Organisasi Kemasyarakatan (Ormas) Manggala Garuda Putih (MGP) Kabupaten Purwakarta.

Menyikapi hal tersebut C.A Herawan Sekjen MGP mengatakan, inspektorat harus segera bertindak menindak lanjuti beredarnya pemberitaan tentang isu Embung tersebut, croscek kelapangan benar dan tidaknya isu tersebut, katanya melalui sambungan telepon.

“Jika benar apa yang beredar dalam media dugaan tersebut, diharapkan inspektorat mengambil tindakan sesuai peraturan yang berlaku,” ucapnya Rabu (30/06/2021).

Herannya, masa dalam pengajuan anggaran gabungan kelompok tani setempat tidak dilibatkan. Bahkan pelaksanaan pembangunannya bukan di desa linggamukti, akan tetapi di desa lain yang notabene tanah yang dijadikan lokasi embung milik pribadi kepala desa linggamukti.

“Apakah kelompok tani desa linggamukti merasakan manfaat Embung tersebut, saya rasa tidak, karena lokasi ada di desa lain. Inspektorat harus bertindak cepat, berapa total anggaran seluruhnya, berapa yang direalisasikan untuk pembangunan Embung tersebut,” tutupnya.

Sebelumnya, Salah satu kelompok tani yang enggan disebutkan namanya saat dikonfirmasi oleh media mattanewa.co menyampaikan bahwa terkait pembangunan Embung yang berlokasi di desa sadarkarya dirinya merasa tidak tau sama sekali.

“Saya tidak dilibatkan baik dalam pengajuan Embung ini, tiba-tiba saja saya diajak mengambil uang katanya udah cair, karena pengajuannya pake rekening kelompok tani disini,” ucapnya.

Kalau tau ada pengajuan pembuatan Embung saya maunya lokasi di desa kita, kenapa tanpa ada musyawarah terlebih dahulu. “Dari awal pembangunan sampai sekarang saya tidak pernah kelokasi, karena saya tidak merasa membuat pengajuan tersebut,” ungkapnya.

Sedangkan Kepala Desa Linggamukti Toto Iskandar saat dikonfirmasi tentang pembangunan Embung tersebut mengatakan, terkait pengajuan Embung serta anggaran dana yang direalisasikan berapa nominalnya dirinya tidak mengetahui apapun.

“Sebelumnya saya telah mengajukan di linggamukti akan tetapi terlalu jauh, kebetulan ada Balong kepemilikan saya, saya hanya memberikan kepemilikan tanah saja, bahkan saya nombok untuk Embung tersebut,” kata Toto.

Lain halnya dengan Angga yang menjabat sebagai penyuluh dari kegiatan tersebut, melalui pesan WhatsApp Angga menerangkan pihaknya hanya membantu mengusulkan dan memfasilitasi kebutuhan di kelompok tani. “Kalau yang mengajukan emang dari kepala desa, akan tetapi harus melalui kelompok tani makanya di tunjuk kelompok itu yang memegang kegiatannya. Untuk masalah yang lainnya saya udah memasrahkan kepada kepala desa,” singkatnya.