MATTANEWS.CO, MEDAN – Dua organisasi masyarakat (ormas), yakni PAC Pemuda Pancasila (PP) Pancur Batu dan Pemuda Batak Bersatu (PBB) Kecamatan Medan Tuntungan, bersepakat damai setelah penyerangan kantor Sekretariat PAC PBB Medan Tuntungan pekan lalu. Kesepakatan damai itu dilaksanakan di ruang rapat Posek Medan Tuntungan dan disampaikan langsung oleh pimpinan masing-masing ormas pada Selasa (17/8/2021) kemaren.
Proses perdamain antara kedua ormas itu berlangsung secara khidmat dan disaksikan oleh Ketua KNPI Medan Tuntungan dan Kapolsek Tuntungan diwakili Kanit Reskrim Ipda Elya Karo-karo, Pemuda Mitra Kamtibmas, Kanit Intel dan Kanit Binmas.
Pemuda Pancasila Pancurbatu sepakat untuk memperbaiki kerusakan di kantor sekretariat PBB Medan Tuntungan. Marison Damanik Selaku Ketua Pemuda Batak Bersatu Medan Tuntungan mengatakan, Pemuda Pancasila sepakat mengganti kaca, asbes, tembok, pagar dan spanduk yang dirusak oleh puluhan anggota ormas Pemuda Pancasila.
“Semalam sudah kita sepakati jalur damai itu sudah di Mediasi juga oleh Polsek. Kantor yang kemarin dirusak oleh teman kita sudah beres,” kata Marison Damanik, Rabu (18/8/2021).
Sementara itu, Ketua Pengurus Anak Cabang Pemuda Pancasila Pancurbatu, Jon Princen Sembiring mengucapkan terima kasih kepada PAC PBB Medan Tuntungan karena menerima permintaan damai mereka.
Dirinya pun menyampaikan permohonan maaf kepada Pemuda Batak Bersatu atas Kejadian yang terjadi kemarin.
“Supaya tidak terjadi lagi kita akan berkomunikasi dan rutin melakukan pertemuan biar bisa sama-sama bersinergi dan saling kenal,” katanya.
Sebelumnya, Kantor PAC PBB Medan Tuntungan di Jalan Seroja Raya dirusak puluhan anggota ormas berseragam loreng hitam oranye.
Penyerangan itu imbas keributan yang terjadi di RSUP Adam Malik, Medan saat puluhan anggota PBB mendatangi rumah sakit plat merah tersebut untuk menanyakan meninggalnya pasien kanker payudara disitu.














