HEADLINE

200 WBP Lapas Kelas IIB PSP Kanwil Kemenkumham Sumut Terima Vaksin Dosis Kedua

×

200 WBP Lapas Kelas IIB PSP Kanwil Kemenkumham Sumut Terima Vaksin Dosis Kedua

Sebarkan artikel ini

PADANGSIDIMPUAN, MATTANEWS.CO – Dalam rangka mendukung pemerintah menyukseskan program vaksinasi Nasional, Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan (PSP) Kanwil Kemenkumham Sumut bekerjasama dengan Polres PSP menggelar gerakan Vaksinasi Presisi kepada 200 orang warga binaan permasyarakatan (WBP), Selasa (19/10/2021) pagi.

“Kegiatan vaksinasi dosis kedua itu terwujud, berkat kerja sama yang baik antara Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan dengan Polres Padangsidimpuan sebagai langkah kongkrit memutus mata rantai penyebaran covid-19 dan untuk membentuk kekebalan kelompok (Herd Immunity),” jelas Kepala Lapas (Kalapas) Kelas IIB PSP Kanwil Kemenkumham Sumut, Indra Kesuma, Amd IP, SH, MH, ke awak media.

Kalapas juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Gugus Tugas Kota PSP dan terlebih lagi kepada Polres PSP yang telah hadir menyukseskan kegiatan vaksinasi tersebut. Karena berkat partisipasinya kegiatan vaksinasi dosis kedua itu dapat berjalan dengan sukses.

“Tanpa adanya sinergitas yang baik, mustahil kegiatan ini dapat terlaksana. Tentunya ke depan, kami berharap agar sinergitas ini semakin baik lagi supaya fungsi pelayanan di Lapas Kelas IIB Padangsidimpuan secara khusus dapat terlaksana dengan baik,” harap Kalapas.

Sementara, Kapolres PSP, AKBP Juliani Prihartini, SIK, MH, melalui PS Paurkes, Ipda Ahmad Edi Sitompul, mengatakan bahwa, Gugus tugas Kota PSP serta Polres PSP berusaha hadir ke masyarakat sebagai bentuk terhadap dukungan program pemerintah, sehingga kekebalan tubuh dapat terbentuk. Pihaknya berharap, usai divaksin, WBP tetap menerapkan protokol kesehatan dengan baik.

“Vaksinasi ini adalah upaya Pemerintah untuk meningkatkan kekebalan tubuh terhadap serangan virus-virus, sehingga WBP diimbau jangan ragu melakukan vaksinasi. Dan setelah selesai di vaksin kami berharap WBP tetap patuhi protokol kesehatan agar pembentukan vaksin di dalam tubuh dapat bekerja lebih optimal lagi,” tandasnya.