HEADLINE

9 Bulan Menjabat, Ini Sederet Prestasi yang Ditorehkan Bupati Tapsel

×

9 Bulan Menjabat, Ini Sederet Prestasi yang Ditorehkan Bupati Tapsel

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, TAPANULI SELATAN – Dengan penuh rasa sukacita dan syukur yang mendalam, Bupati Tapanuli Selatan (Selatan), Dolly Pasaribu, SPt, MM, mengungkapkan kegembiraannya lantaran di tengah pandemi Covid-19 yang tengah melanda saat ini, Pemkab Tapsel masih bisa menorehkan tinta emas. Hal itu dibuktikan dengan fakta, pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Tapsel bertengger di angka positif 0,39.

“Torehan itu, mustahil jika hanya dikerjakan seorang diri. Oleh karenanya, kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya ke rekan-rekan di lingkungan Pemkab Tapsel, termasuk kepada Forkopimda, maupun masyarakat Tapsel,” ucap Bupati disela syukuran Hari Jadi Tapsel ke-71 di Lapangan Sarasi, Desa Bintuju, Kecamatan Angkola Muara Tais, Kabupaten Tapsel, Jumat (26/11).

Bupati menjelaskan, lebih kurang sepekan lalu, Pemkab Tapsel kembali menorehkan prestasi. Di mana, Pemkab Tapsel masuk dalam nominasi penerima anugerah Tangguh Adhi Wirasana yang penghargaan itu akan diserahkan langsung Presiden RI.

Anugerah Tangguh Adhi Wirasana yang dimaksud, jelas Bupati, merupakan satu penghargaan, di mana Pemkab Tapsel diakui sangat baik oleh negara terkait penanganan Covid-19 maupaun pengelolaan administrasi dan kreativitas penanganannya. Artinya, Pemkab Tapsel yang terbaik dalam hal itu di antara 500 kabupaten/kota di seluruh Nusantara.

“Tapanuli Selatan masuk dalam kategori 30 kabupaten/kota dan provinsi yang terbaik se-Indonesia tersebut. (Rinciannya) 9 kabupaten, 9 kota, dan 12 provinsi dikumpulkan, Tapanuli Selatan termasuk nominator (di antara) 30 (kabupaten/kota dan provinsi) tersebut,” jelasnya.

Kemudian, saat dirinya dilantik sebagai Bupati, Pemkab Tapsel kembali menerima opini wajar tanpa pengecualian (WTP) dari badan pemeriksa keuangan (BPK) RI  terkait pengelolaan keuangan daerah. Dengan demikian, total opini WTP yang berhasil diraih Pemkab Tapsel adalah 7 kali berturut-turut. WTP adalah sebuah analisa dan kajian terhadap kehati-hatian dalam menjalankan keuangan negara khususnya di Kabupaten Tapsel.

Selanjutnya, Pemkab Tapsel juga diakui sebagai kabupaten layak anak tingkat Pratama. Di mana, Pemkab Tapsel diakui memenuhi hak-hak anak untuk berkreasi. Anak-anak di Tapsel didorong memajukan daerah dari sisi kecerdasan dan wawasan masing-masing. Selain itu, penghargaan dari Menteri Keuangan RI, Sri Mulyani, juga berhasil diraih karena Pemkab Tapsel 5 kali diakui negara dal hal pengelolaan keuangan yang bersih.

“Persis kemarin sore, Pak Asisten (Pemkab Tapsel) baru pulang dari Medan, disaat yang sama di hari ulangtahun (Hari Jadi) kita, Tapanuli Selatan pun mendapatkan award dari Bank Indonesia. (Penghargaan itu didapat) karena Tapanuli Selatan yang paling respon terhadap bantuan UMKM selama pandemi Covid-19 ini,” urai Bupati.

Semua capaian selama 9 bulan menjabat itu, sambung Bupati, khusus dipersembahkan kepada masyarakat. Mungkin, selaku penerima penghargaan demi penghargaan itu adalah Bupati. Namun tak bisa dipungkiri, penghargaan-penghargaan itu adalah satu akibat dari kerja semua pihak, pemerintah, termasuk masyarakat

Sementara, di beberapa tahun sebelumnya, Pemkab Tapsel juga gencar membangun di bidang infrastruktur jalan dan jembatan. Meski, harus diakui kekuatan anggaran untuk membangun infrastruktur di masa pandemi Covid-19 ini jauh berkurang dibanding dengan masa-masa yang lalu, namun hal itu tak menyurutkan semangat Bupati.

“Justru ini menjadi sebuah cermin dan perenungan, bahwa kekuatan membangun tidak bisa seperti dulu lagi, tapi (harus) memanfaatkan potensi-potensi yang ada, itu yang saya kejar dan saya lakukan,” terang Bupati.

Kendati demikian, secara sistem pembangunan di Pemkab Tapsel sudah berjalan dengan baik. Dirinya, juga bekerja sama secara ide, gagasan, dan tindakan dengan Mantan Bupati sebelumnya, Syahrul M Pasaribu, dalam hal melanjutkan proses pembangunan yang sempat terkendala akibat pandemi Covid-19.

“Dan hasilnya, bahwa di jembatan Trikora di Batangtoru itu kurang lebih Rp122 Miliar dari APBN itu sudah disahkan (pembangunan jalan) sampai ke batas kota Padangsidimpuan dan sudah mulai dibangun, dirasakan betul (manfaatnya) oleh masyarakat Angkola Barat dan sekitarnya,” tambah Bupati.

Selanjutnya, dari jembatan Trikora ke kanan ke arah Kabupaten Mandailing Natal juga dalam tahap tender yang anggarannya lebih kurang Rp199 Miliar, yang mudah-mudahan akan dikucurkan ke kawasan tersebut yang semuanya dalam bentuk Multi Years. Pihaknya, juga tengah berupaya menurunkan anggaran dari pusat untuk Kecamatan Angkola Muara Tais.

Di tengah revolusi industri 5.0 atau era digital society saat ini, Bupati mengajak kawula muda yang masih sangat cerdas pemikirannya untuk mengadopsi teknologi. Keaktifan di media sosial, jangan sampai dipergunakan untuk aktifitas yang tidak bermanfaat, melainkan tunjukkan nilai-nilai positif dan luhur dari Kabupaten Tapsel.

Pemkab Tapsel juga sangat mendukung dalam hal revolusi industri 5.0. Salah satunya yakni di rangkaian Hari Jadi Tapsel ke-71 digelar lomba video dan foto. Tujuannya adalah supaya masyarakat luar akan melihat hal-hal yang tersimpan di Kabupaten Tapsel. Harapannya, bilamana nanti pandemi Covid-19 telah berakhir, masyarakat luar akan berbondong-bondong mengunjungi Tapsel.

Bupati juga memiliki impian, di mana istana-istana Raja yang ada di Kabupaten Tapsel dijadikan cagar budaya. Sebagai edukasi, dapat diceritakan ke khalayak tentang aksi heroik, kepahlawanan, romansa, maupun drama dari para Raja-Raja terdahulu yang ada di Kabupaten Tapsel yang layak untuk ditampilkan ke publik. Gunanya, hal itu dapat menjadi tauladan bagi generasi muda.

Bupati berkeinginan mengajak organisasi kepemudaan untuk membuat kisah sejarah dari Raja-Raja terdahulu. Cagar budaya itu juga bisa dijadikan sebagai wadah bagi anak-anak muda untuk berkumpul, berdiskusi, dan berkesenian. Itu juga merupakan bagian melindungi anak-anak dari hal-hal negatif.

“Harapan kami, melalui momentum ulang tahun (Hari Jadi) ke-71 ini, Tapanuli Selatan semakin baik ke depan. Kami mengajak semua pihak untuk berkontribusi positif dalam pembangunan Tapanuli Selatan,” tutup Bupati.

Camat Angkola Muara Tais, AM Fadhil Harahap, dalam sambutannya, sampaikan ucapan selamat Hari Jadi Kabupaten Tapsel ke-71. Kiranya di usia yang ke-71, Kabupaten Tapsel semakin baik ke depan. Pihaknya juga mengaku siap mendukung kepemimpinan dan program dari Bupati demi kemajuan Tapsel.

Sebelumnya, Tokoh Masyarakat Angkola Muara Tais, Sutan Kalimuda, mengaku ikut gembira dan bangga atas berbagai raihan prestasi yang ditorehkan Bupati Tapsel. Mewakili masyarakat, Sutan Kalimuda berharap, ke depannya pembangunan di Kabupaten Tapsel semakin berkembang.