BERITA TERKINI

P2L Desa Notorejo Bikin Tersenyum, Begini Ungkapan DKP Tulungagung

×

P2L Desa Notorejo Bikin Tersenyum, Begini Ungkapan DKP Tulungagung

Sebarkan artikel ini
Program P2L Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten di Desa Notorejo Kecamatan Gondang pada pertengahan Oktober lalu, Foto:Dok DKP/mattanews.co

MATTANEWS.CO, TULUNGAGUNG – Pelaksana tugas (Plt) Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tulungagung, Ir.Usmalik, M.Si., menyebut progres kegiatan Pekarangan Pangan Lestari (P2L) di Kelompok Wanita Tani (KWT) Srikandi Jaya Desa Notorejo Kecamatan Gondang berkembang secara signifikan.

P2L suatu kegiatan yang dilakukan oleh kelompok masyarakat dengan memanfaatkan lahan pekarangan kosong yang tidak produktif untuk dimanfaatkan sebagai tempat bertanam yang dilakukan secara berkelanjutan menyediakan sumber pangan bagi kelompok tersebut.

“Jadi begini, program P2L di Desa Notorejo dimulai pada pertengahan Oktober 2021 menunjukkan progres sangat baik sekali,” kata Usmalik, dalam keterangannya, Selasa (14/12/2021).

“Iya benar, untuk Greenhouse saja sudah menghasilkan 3.500 bibit sayuran,” imbuhnya.

Ia menambahkan, program P2L di KWT Srikandi Jaya tersebut anggotanya berjumlah 20 orang dari para ibu rumah tangga berasal dari Desa Notorejo.

Setiap anggota dibagikan sebanyak 75 polibag dengan jenis sayuran diantaranya kangkung, sawi, terong, dan lombok.

“Sedangkan untuk area demplot juga ditanami sayuran jenis bayem, kangkung dan lombok sebanyak 40 polibag,” tambahnya.

Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Tulungagung saat bersama Kelompok Wanita Tani Srikandi Jaya di Desa Notorejo Kecamatan Gondang, Foto:Doc DKP/mattanews.co

“Alhamdulilah, sayuran kangkung pada area demplot sudah panen satu kali dan dinikmati dari kelompok wanita tani tersebut,” sambungnya.

Selain di Desa Notorejo Kecamatan Gondang, lebih lanjut Usmalik menjelaskan program P2L akan dilaksanakan di beberapa Desa wilayah Kabupaten Tulungagung.

Program ini dapat secara berkelanjutan menyediakan sumber pangan bagi masyarakat sekaligus menjadikan ketersediaan, aksesibilitas, dan pemanfaatan, serta pendapatan anggota kelompok tersebut.

“Program ini kita akan lanjutkan di beberapa Desa. Beberapa yang sudah berkoordinasi untuk program P2L diantaranya Desa Simo, Tawangsari, Pakel, Banjarsari, Karanganom, Kauman, Sukoanyar, Buntaran, Jabalsari, Karangsono, Tiudan, dan Kaligentong,” terangnya.

Plt Kadin DKP Kabupaten Tulungagung mengharapkan dengan program P2L tersebut sebagai penghasil pangan dalam memenuhi pangan dan gizi rumah tangga, serta berorientasi pasar untuk meningkatkan pendapatan rumah tangga.

“Selain itu, mendukung program pemerintah untuk penanganan daerah prioritas intervensi stunting maupun penanganan prioritas daerah rentan rawan pangan atau pemantapan daerah tahan pangan,” pungkasnya.

Tempat terpisah, Ketua KWT Srikandi Jaya Desa Notorejo Kecamatan Gondang Kabupaten Tulungagung Yuntarul Maidah mengapresiasi program P2L yang digagas oleh DKP Kabupaten Tulungagung.

Sebenarnya program ini dilakukan oleh Kelompok Wanita Tani Srikandi Jaya baru dimulai pertengahan Oktober 2021.

“Saya ucapkan terima kasih kepada DKP Tulungagung, dengan P2L sekarang disini para anggota sudah mulai menikmati hasil panenan sayuran jenis kangkung dan bayam,” katanya.

“Selain itu, dengan adanya greenhouse sudah menghasilkan 3.500 bibit sayuran,” imbuhnya.

Ia mengharapkan, dengan adanya P2L yang dikelola oleh KWT Srikandi Jaya untuk kedepannya semakin meningkatkan perekonomian anggota.

Dengan demikian, kedepan dapat menciptakan kuliner berbahan dasar dari beraneka jenis sayuran.

“Selain itu, P2L bisa sebagai tempat edukasi maupun wisata bagi masyarakat, dengan begitu bisa menjual benih atau sayuran dengan harga yang baik,” harapnya.

“Pada intinya, program bagus ini dapat mensejahterakan anggota kami,” sambungnya.