MATTANEWS.CO, TULUNGAGUNG – Ketua Majelis Pimpinan Cabang (MPC) Pemuda Pancasila Kabupaten Tulungagung, H.Agus Santosa memandang penguatan ekonomi merupakan sesuatu hal penting dalam suatu kegiatan organisasi kemasyarakatan.
Dengan demikian, diperlukan penggerak dalam kolaborasi dan sinergi, sehingga dapat terbangun kemitraan antara usaha-usaha kecil yang kemudian dikorporasikan menjadi sebuah kekuatan yang besar.
“Jadi begini, usai dilantik oleh Pak Ketua MPW Jawa Timur La Nyalla Mahmud Mattalitti sebagai Ketua MPC PP Kabupaten Tulungagung, pada Minggu (19/12) lalu, ia menyebut penguatan ekonomi dalam kegiatan organisasi kemasyarakatan sangat penting,” kata Haji Agus kepada mattanews.co diruang kerjanya, Selasa (21/12/2021) Siang.
Ia menambahkan, setelah mendapatkan kepercayaan dan amanah sebagai Ketua MPC PP Tulungagung akan merangkul semua elemen untuk bagaimana kedepan organisasi ini lebih eksis dan survive.
“Iya benar, terlebih ditengah pandemi Covid-19 beban dan tanggung jawab lebih berat dan ini sangatlah tidak mudah dalam menyingkapi suatu kegiatan organisasi kemasyarakatan yang luar biasa besarnya seperti PP,” tambahnya.
“Kita akan rangkul semua dan tidak ada namanya terkotak-kotak, dan welcome kepada siapa saja demi kemajuan PP Tulungagung,” imbuh Pria sebagai Owner dealer Yamaha Armada Pagora Jaya Tulungagung itu penuh semangat.
Lebih lanjut Agus membeberkan beberapa strategi demi kebaikan dan kemajuan PP di Tulungagung.
Adapun terkait program kerja jangka pendek memperbaiki data base yang ada di Kabupaten Tulungagung biar kedepannya biar lebih valid, dan mengetahui seberapa banyak anggota PP.
“Disamping itu ada target dari Ketua MPW Jawa Timur untuk setiap kecamatan per PAC ada 150 orang anggota,” bebernya.
“Insya Allah, sembari kegiatan berjalan mendapatkan simpati dari masyarakat otomatis anggota lain akan merapat secara sendirinya,” sambungnya.
Selain itu, penguatan ekonomi lebih dalam Agus memaparkan merupakan suatu hal penting dalam menjalankan organisasi kemasyarakatan PP di Tulungagung.
Dengan kolaborasi dan sinergi dengan vendor-vendor yang ada dan distributor nasional kita harapkan akan masuk ke Tulungagung.

Disamping itu, dalam Revolusi Industri 4.0 dengan memanfaatkan kecanggihan teknologi tersebut diharapkan PP Tulungagung dapat mengambil peran tersebut.
“Mengandeng Usaha Mikro dan Kecil Menengah di Tulungagung, selain para investor dari pusat dan bersinergi dengan kumpulan distributor ekonomi di Jawa timur dengan berbagai item produk,” paparnya.
“Selanjutnya nanti mengembangkan dengan berbasis Financial Technology (Fintech.red) diantaranya semacam Ovo dan GoPay dengan begitu akan meminimalisir kerawanan pada saat transaksi penjualan sehingga dapat diminimalkan,” imbuhnya.
“Iya benar, mengutamakan anggota PP untuk berperan aktif sebagai stokis dalam artian tidak murni harus ada stok barang dan stokis ada di aplikasi karena era digital era revolusi industri 4.0 dan tidak perlu harus ada gudang besar dikelola lebih milenial maka akan cepat adaptasi. Khususnya teman-teman kalau beli barang biasanya menggunakan uang tunai dengan adanya aplikasi dapat dimanfaatkan, dengan demikian meminimalisir kerawan tersebut. Selain itu, aplikasi juga bisa untuk masyarakat umum,” kata Agus menambahkan.
Selaku Ketua MPC PP Kabupaten Tulungagung mengharapkan, agar kedepan lebih solid, eksis dan memaksimalkan semua kegiatan organisasi baik bidang sosial dan kemanusiaan.
“Pada intinya, khusus anggota PP yang notabene dimarginalkan kedepan agar lebih semangat dan maksimal dalam semua kegiatan demi PP lebih solid, dan eksis lagi di Tulungagung,” harapnya.
“Kedepan kita juga akan memberikan pelatihan semacam workshop kepada anggota, terlebih saat ini ada 19 bidang yang sebagian besar diisi banyak tokoh muda, tokoh agama milineal yang tergabung dalam kepengurusan tersebut,” tukasnya.














