BERITA TERKINI

Bagikan Bansos PPKM di Tulungagung, Agen ini Ungkap Ada Kecurangan di Tempat Lain, Seperti Apa ?

×

Bagikan Bansos PPKM di Tulungagung, Agen ini Ungkap Ada Kecurangan di Tempat Lain, Seperti Apa ?

Sebarkan artikel ini
Haryono Yoan Agen Bansos PPKM Desa Dono Kecamatan Sendang Kabupaten Tulungagung saat melayani KPM, Minggu (26/12) Foto: Ferry Kaligis/mattanews.co

MATTANEWS.CO, TULUNGAGUNG – Haryono Yohan Agen Bantuan sosial (Bansos) Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Desa Dono Kecamatan Sendang Kabupaten Tulungagung mengungkapkan di tempat lain ada melakukan kecurangan dalam membagikan paket sembilan bahan pokok (Sembako) tersebut.

Program bansos PPKM yang diberikan kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) diharapkan dapat membantu meringankan beban masyarakat yang perekonomiannya terdampak karena adanya pandemi Covid-19.

“Jadi begini, ada salah satu Agen dalam membagikan bansos PPKM dengan berbuat curang, seharusnya dibagikan 3 tapi hanya dibagi 2 kepada KPM,” kata Yohan lebih akrab disapa itu saat berbincang dengan mattanews.co disela-sela saat membagikan bansos di tokonya, Minggu (26/12/2021) Pagi.

Ia menuturkan, selaku agen yang ditunjuk oleh Bank Negara Indonesia (BNI) dalam melayani bansos PPKM wilayah Desa Dono Kecamatan Sendang membagikan berdasarkan dari saldo yang masuk pada Anjungan tunai mandiri (ATM) penerima manfaat.

Sebelum membagikan bansos tersebut terlebih dahulu menanyakan kepada penerima manfaat kebutuhan komoditi apa yang dibutuhkan secara umum.

“Desa Dono ini saya melayani 80 KPM untuk bansos PPKM,” tambahnya.

“Iya benar, kita tanyakan dulu apa kebutuhan dari KPM yang diinginkan. Dan saya membagikan paket sembako tersebut berdasar dari saldo yang masuk. Semisal Desember ini, saldo masuk untuk 3 paket, maka kita bagikan kepada penerima manfaat tersebut,” imbuhnya.

“Paket sembako itu isinya, per saldo beras medium 15 kg, Brambang 0,5 kg, Bawang 0,5 kg, 3 buah Apel, Telor 10 butir (Kalau telur berdasar harga pasar.red),” Yohan menambahkan.

Adapun terjadinya kecurangan ditempat lain, Yohan menjelaskan, sebenarnya agen tersebut membagikan seperti apa, jadwal berikut komoditi yang dibagikan berbeda dengan agennya.

Ada salah satu KPM bermasalah di agen lain, menginginkan mengambil paket sembakonya di agen pihaknya.

“Jujur saja, memang ada agen yang berbuat curang tersebut, maaf saya tidak menyebut Desa mana itu, yang jelas membagikan bansos PPKM seharusnya berdasar saldo masuk 3 yang dibagikan kepada penerima manfaat hanya 2,” terang Yohan sembari mengatakan bansos rakyat kecil tolong jangan dipermainkan, kasihan itu !

“Makanya, jika ada KPM bermasalah saya tolak, agar diselesaikan di agen yang bersangkutan itu dulu, jangan mengambil ditempat saya, takut bermasalah,” sambungnya.

Yohan mengharapkan bansos PPKM bisa tersalurkan dengan baik dan tidak merugikan kepada penerima manfaat.

“Semoga Pandemi segera berakhir, sehingga kita menjalani aktivitas normal kembali dan roda perekonomian berjalan seperti sedia kala,” tandasnya.

Tempat sama, Keluarga Penerima Manfaat, Riyanti (40) Dusun Gedong Desa Dono, Kecamatan Sendang Kabupaten Tulungagung mengatakan mengambil bansos PPKM di Agen Yohan untuk pengambilan 3 saldo yang telah masuk.

“Paket sembako per saldo tersebut berisi, beras medium 15 kg, telor 10 butir, Brambang 0,5 kg, Bawang 0,5 kg, dan 3 buah Apel,” kata Yanti sembari mengendong si kecil saat mengambil bansos tersebut.

“Saya ucapkan terima kasih kepada Pemerintah melalui Kemensos RI, bantuan ini sangat bermanfaat kepada saya yang terdampak Covid-19,” sambungnya.