BERITA TERKINI

Jelang Musda Demokrat Jatim, Bayu Airlangga Sowan ke Tulungagung

×

Jelang Musda Demokrat Jatim, Bayu Airlangga Sowan ke Tulungagung

Sebarkan artikel ini
Plt Sekretaris DPD Demokrat Jawa Timur Bayu Airlangga, S.H. (Baju merah), Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Tulungagung Sofyan Heryanto, S.E., Minggu (16/1) Foto: Ferry Kaligis/mattanews.co

MATTANEWS.CO, TULUNGAGUNG – Menjelang Musyawarah Daerah (Musda) Partai Demokrat Jawa Timur, Bayu Airlangga, S.H., melakukan kunjungan ke DPC Demokrat Tulungagung, Minggu (16/1/2022).

Perlu diketahui, Musda Demokrat Jatim menurut rencananya akan digelar pada Kamis, 20 Januari 2022 bertempat di Surabaya. Dua kandidat yang digadang-gadang yaitu Dr. H. Emil Elestianto Dardak, B.Bus., M.Sc., dan Bayu Airlangga, S.H.

Emil Dardak saat ini menjabat sebagai Pelaksana tugas (Plt) Ketua DPD Demokrat Jatim juga merupakan Wakil Gubernur Jawa Timur, sedangkan Bayu Airlangga sebagai Plt Sekretaris dan Wakil Ketua Komisi A DPRD Provinsi Jawa Timur.

“Jadi begini, kedatangan Mas Bayu Airlangga ini dalam rangka menghadiri Sosialisasi Wawasan Kebangsaan bertempat di salah satu hotel di Tulungagung,” kata Ketua DPC Partai Demokrat Tulungagung Sofyan Heryanto, S.E., mendampingi Plt Sekretaris DPD Demokrat Jatim Bayu Airlangga, S.H., bersama Ketua DPC Demokrat Kabupaten Kediri Yakup, S.Pd., usai sosialisasi.

Ia menambahkan, pada Musda yang akan digelar beberapa hari lagi salah satu agendanya terkait penentuan kepemimpinan definitif Partai berlambang Mercy Jawa Timur.

Menurut Dia, dalam menentukan kepemimpinan definitif tersebut sangat berbeda dengan pemilihan sebelumnya.

“Iya benar, Musda kali ini sangat berbeda dengan pemilihan sebelumnya. Biasanya itu suara terbanyak jadi pemenang, namun demikian sangat berbeda pada kali ini dikarenakan ada Peraturan Organisasi (PO),” tambah Wakil Ketua Komisi B DPRD Tulungagung itu.

“Didalam PO, Calon Ketua minimal mengumpulkan 20 persen dari pemilih suara sah sebagai syarat maju dalam pemilihan Ketua DPD Demokrat Jawa Timur,” imbuhnya.

Lebih lanjut legislator dapil 1 Partai Demokrat Kabupaten Tulungagung itu menjelaskan, setelah itu persyaratan tersebut disetorkan ke DPP Partai Demokrat.

Kemudian, dilakukan fit and proper test, adapun hasil keputusan akan diambil pihak DPP Partai Demokrat.

“Kita mengadopsi seperti partai lainnya terkait sistem penunjukan atau bagaimana, tapi kalau partai Demokrat masih dikombinasi dengan syarat 20 persen tadi, jadi sebatas mengusulkan,” terangnya.

“Terpenting syarat minimal itu terpenuhi dulu, sangat berbeda dengan dulu dalam pemilihan suara terbanyak itu sebagai pemenang,” sambungnya.

Pada saat disinggung menjelang Musda yang salah satu agendanya menentukan kepemimpinan definitif sempat memanas dari kedua kandidat, Ketua DPC Demokrat Tulungagung itu menjawab dengan lugas dan tegas.

“Iya benar, namun demikian kita lihat saja nanti kan ini belum pendaftaran,” jawabnya.

Lebih dalam Wakil Ketua Komisi B DPRD Tulungagung itu menegaskan dalam Musda Partai Demokrat itu bukan merupakan ajang untuk memilih Ketua DPD.

“Perlu digaris bawahi, ini bukan pemilihan tapi Musda itu sebatas kita pemilik suara mengusulkan atau mendukung setelah itu yang menentukan pihak DPP Partai Demokrat,” tegasnya.

“Dengan demikian, kita belum tahu siapa yang menjadi Ketua itu, sedangkan untuk hasil kapan mau diselesaikan, apakah besoknya, seminggu atau sebulan semua tergantung dari DPP Partai Demokrat,” tandasnya.