MATTANEWS.CO, SULBAR,– Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Pasangkayu menggelar Focus Group Disussion (FGD). Hal ini menyikapi adanya tembak antara Tim Sogili Densus 88 Anti Teror Mabes Polri, Satgas Madago Raya dengan Kelompok Jaringan Terorisme DPO Mujahidin Indonesia Timur (MIT) Kabupaten Poso, Provinsi Sulteng.
Kegiatan tersebut mengankat tema “Deteksi Dini Adanya Aksi Teror dan Penyebaran Paham Radikal”, Selasa (1/2/2022).
Ketua FKUB Pasangkayu, Ustadz Jabbaruddin Rowa mengatakan, sebagai kabupaten yang berbatasan langsung dengan Provinsi Sulteng, pemerintah harus intens memberikan edukasi terhadap masyarakat tentang bagaimana memahami isu terorisme dan cara menangkal atau menghadapinya.
Dia mengatakan, FGD adalah upaya mencegah masuknya DPO teroris Poso bersembunyi dan melakukan aksi teror serta penyebaran paham radikalisme di Kabupaten Pasangkayu.
“Kami selaku Ketua dan Pengurus FKUB Kabupaten Pasangkayu mengadakan Focus Group Discussion (FGD) sebagai upaya deteksi dini dalam hal antisipasi penyebaran terorisme di Kabupaten Pasangkayu,” katanya.
Kegiatan FKUB ini menghadirkan Kepala Kesbangpol Kabupaten Pasangkayu selaku narasumber dan dihadiri oleh para tokoh agama dan tokoh masyarakat perwakilan tiap kecamatan yang ada di Kabupaten Pasangkayu.
Selain itu dia juga menyampaikan bahwa FGD ini telah melahirkan rekomendasi antara lain, meningkatkan sinergitas dan koordinasi semua pihak untuk menjaga keamanan khususnya di wilayah kabupaten pasangkayu sebagai wilayah perbatasan yang ada diwilayah Sulbar. Sinergitas dengan aparat keamanan dalam menangani potensi dini tentang kerawanan adanya aksi teror dan penyebaran paham radikal.
“Semoga Tuhan yang maha kuasa melindungi kita semua dari teror dan aksi paham radikal, khususnya di wilayah kabupaten pasangkayu dan pada umumnya,” tutupnya. (*)














