MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Uang Tunai Puluhan juta rupiah disalurkan kepada masyarakat terdampak Covid-19 berupa Bantuan Langsung Tunai (BLT).
Hal ini, seperti dilakukan oleh Pemerintah Desa Gesikan Kecamatan Pakel Kabupaten Tulungagung menyalurkan BLT kepada 148 warga terdampak pandemi Covid-19, bertempat di Balai Desa setempat, Kamis (3/2/2022).
Saat dijumpai, Kepala Desa Gesikan Kecamatan Pakel Kabupaten Tulungagung, H. Nurhadi Setiawan, S.Pd., mengatakan BLT merupakan program nasional dari Pemerintah Pusat sebagai upaya membantu meringankan warga terdampak pandemi Covid-19.
“Jadi begini, total keseluruhan ada Rp 88.000.000 rupiah disalurkan untuk BLT kepada 148 keluarga penerima manfaat,” kata Kades Nurhadi pada mattanews.co, Kamis (3/2/2022).
“Penyaluran dua bulan langsung yaitu Januari dan Februari diterima hari ini, Kamis (3/2), dengan rincian setiap bulan itu Rp 44.400.000 rupiah,” imbuhnya.
Kades Nurhadi menambahkan, berdasarkan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) 190 Tahun 2021 kriteria calon penerima BLT dana desa 2022 hampir sama dari sebelumnya.
Dengan skema hampir sama dengan tahun sebelumnya di mana warga terlebih dahulu didata secara offline melalui relawan desa, RT dan RW maupun perangkat desa.
“Bantuan tunai ini hanya diprioritaskan kepada warga yang sudah memenuhi syarat dan terdata dalam mendapatkan bantuan tunai dana desa,” tambahnya.
“Warga bisa ajukan dulu mendaftar, biasanya petugas akan datang untuk mendata. Lalu diverifikasi oleh musyawarah desa, jika disetujui Kepala Desa tersebut menandatangani legalitas dokumen pendataan untuk selanjutnya dilaporkan pada Camat dan terakhir Bupati,” sambungnya.
Lebih lanjut Nurhadi menjelaskan, tahun 2022 ini Pemerintah masih memfokuskan memberikan bantuan kepada masyarakat terdampak Covid-19 yang diambilkan 40 persen dari Dana Desa.
“Iya benar, tahun 2022 untuk desa masih difokuskan untuk bantuan tunai dari dana desa sebagai jaring pengaman sosial,” terangnya.
“Semoga bantuan tunai bermanfaat bagi keluarga penerima manfaat, dan pandemi Covid-19 segera sirna sehingga kita bisa menjalani kehidupan normal dan roda perekonomian kembali sedia kala,” tukasnya.
Sementara itu, salah satu Keluarga Penerima Manfaat, Sunarsih berdomisili RT 4 RW 5 Dusun Krajan mengatakan datang ke balai desa untuk menerima bantuan tunai selama dua bulan (Januari-Februari).














