MATTANEWS.CO, BATURAJA – Puluhan masyarakat yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli OKU, menggelar aksi unjuk rasa di depan Gedung DPRD OKU Selasa (8/2/2022).
Dalam pantauan, massa menuntut DPRD OKU untuk mendesak Gubernur Sumsel, segera menunjuk Penjabat (PJ) Bupati OKU.
Salah satu orator aksi, Josi Robert mengatakan, Gubernur Sumsel telah menganak tirikan Kabupaten OKU dengan tidak menunjuk PJ Bupati OKU. Hal itu dianggap, mengorbankan nasib mayarakat OKU.
“Gubernur Sumsel sudah gagal dalam mengurus Sumsel, terutama dalam penentuan penjabat Bupati OKU. Sampai saat ini, belum juga di tunjuk walaupun sudah setahun jabatan PLH Bupati OKU,” ungkap Josi.
Menurutnya, sudah ribuan Pegawai Negeri Sipil (PNS) di OKU yang tertunda pensiun dan naik pangkat akibat tidak adanya Penjabat Bupati. Selain itu, sikatakan Josi, posisi PLH Bupati OKU tak memiliki wewenang dalam kebijakan strategis. Sehingga, memperburuk tata kelolah Pemerintahan yang baik.
Ditempat sama, Koordinator Aksi, Bowo Sunarso mengutarakan, ada 4 pandangannya terkait kondisi OKU saat ini. Pertama, PLH Bupati telah gagal melaksanakan tugasnya di OKU. Kedua, PLH Bupati OKU hanya menjadi beban masyarakat OKU.
Kemudian, ketiga PLH Bupati OKU saat ini adalah produk kesewenangan wenangan gubernur Sumsel dan terakhir, Bowo meminta DPRD OKU untuk mendesak Gubernur Sumsel segera menunjuk PJ Bupati OKU.
“Ada 4 pandangan kami terkait kondisi oku. Maka, dari itu kami meminta DPRD OKU untuk mendesak Gubernur Sumsel segera menunjuk PJ Bupati OKU,” katanya.
Begitu juga diucapkan peserta aksi, Robert, dimana Gubernur Sumsel telah ingkar janji. Seharusnya, pentapatan PJ Bupati OKU dilakukan pada bulan September 2021 lalu.
“Kita sudah tidak percaya lagi dengan Gubernur Sumsel, jika tidak mampu mengeluarkan kebijakan terkait penetapan PJ OKU,” tandas Robert.














