NUSANTARA

Sergai Raih Dua Juara di PEDA KTNA IV se-Sumatera 2019

×

Sergai Raih Dua Juara di PEDA KTNA IV se-Sumatera 2019

Sebarkan artikel ini

Reporter : M Sidik

SERGAI, SUMATERA UTARA, Mattanews.co – Penutupan Pekan Daerah (PEDA) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) IV Provinsi Sumatera Utara tahun 2019 di Dusun Delima Desa Melati II, Kecamatan Perbaungan dengan melibatkan 24 Kabupaten/Kota se Sumatera Utara, Minggu (21/07/2019).

Diketahui acara ini digelar sejak 16-19 Juli 2019 berlangsung di Dusun Delima Desa Melati II, Kecamatan Perbaungan, Kabupaten Serdang Bedagai (Sergai).

Penutupan acara dihadiri staf ahli Gubernur Bidang Perekonomian, Keuangan dan Aset, Agus Tripiono sebagai mewakili Gubernur Sumatera Utara.

Berdasarkan hasil informasi yang dihimpun wartawan, Kabupaten Deli Serdang keluar sebagai Juara Umum, sedangkan Kabupaten Sergai selaku tuan rumah berhasil meraih dua gelar.

“Dua gelar yang diraih, Kabupaten Serdang Bedagai yakni, stand Dinas Pertanian sebagai stand pameran terbaik I se-Kabupaten/Kota dan meraih Juara I pada penggunaan Perangkat Uji Tanah Sawah (PUTS),” ucapnya Kadis Kominfo Sergai, Akmal Koto melalui WhaatsApp kepada Mattanews.co, Sabtu (20/07/2019).

Kemudian penutupan Pekan Daerah (PEDA) Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) IV Provinsi sumatera utara Tahun 2019 turut juga dihadiri Wabup Sergai, H Darma Wijaya serta perwakilan Bupati/Walikota se Sumut, para OPD Pemprovsu, OPD Pemkab Sergai, tokoh Agama dan masyarakat.

Akmal mengatakan, Wabup Sergai H Darma Wijaya menyampaikan jika Kabupaten Serdang Bedagai memiliki luas wilayah 1.900 Km persegi terdiri dari 17, Kecamatan, 237 desa dan 6 Kelurahan, dan merupakan salah satu kabupaten di kawasan Pantai Timur yang menjadi Lumbung Beras di Sumut.

Selain itu, Wabup berharap agar pada KTNA ini, ke depannya perwakilan petani diharapkan mampu berperan aktif untuk mendorong para petani memberikan perhatian yang lebih besar kepada sektor pertanian.

“Di samping sektor lainnya yang berperan aktif dalam melakukan supervisi dan advokasi kepada petani agar mereka mampu pembangunan pertanian, khususnya dalam meningkatkan kemandirian dan daya saing petani menghadapi pasar global,aktif dalam memberikan penyuluhan dalam rangka penurunan konsumsi beras, mendorong penganekaragaman pangan melalui pola pangan beragam, bergizi dan berimbang,” tutupnya Akmal.

Editor : Anang