BERITA TERKINIHEADLINEHUKUM & KRIMINALPOLITIK

Tidak Kondusif, Operasi Pasar Lubuklinggau Dibubarkan

×

Tidak Kondusif, Operasi Pasar Lubuklinggau Dibubarkan

Sebarkan artikel ini

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Klik Disini Untuk Mendengarkan Berita”]

MATTANEWS.CO, LUBUKLINGGAU – GOR Megang Lubuklinggau Utara II menjadi lautan manusia, hanya untuk mendapatkan minyak goreng. Emak-emak ini rela berdesakan ditengah terik matahari hanya untuk mendapatkan minyak goreng murah dalam Operasi Pasar (OP) yang digelar Pemerintah Kota Lubuklinggau, melalui Disprindag, Kamis (10/3/2022).

Pasar murah yang direncanakan akan digelar dua hari di delapan kecamatan, seperti di GOR Megang Lubuklinggau Utara II dan di Makam Pahlawan Lubuklinggau Barat II, dan Lapangan Perbakin Lubuklinggau Barat I, dimulai hari Kamis tanggal 10 – 11 Maret 2022 pukul 07.00 WIB hingga 09.00 WIB. Namun, dikarenakan situasi dan kondisi tidak mendukung, maka petugas kepolisian, khususnya Polres Lubuklinggau dan Sat Pol PP membubarkan gerombolan emak-emak.

“Melihat situasi yang tidak kondusif terpaksa kita bubarkan. Operasi Pasar yang digelar ini, untuk mensejahterakan masyarakat, bukan mencelakakan masyarakat. Apalagi yang antri itu, Ibu-ibu berusia lanjut, jika dipaksakan, tidak menutup kemungkinan akan ada korban jiwa,” jelas Kapolres Lubuklinggau, AKBP Harissandi, di dampingi Wakapolres, Kompol Muda Parlaungan Nasution, saat dikonfirmasi awak media.

Seperti diketahui minyak goreng memang dibutuhkan para Ibu Rumah Tangga untuk memasak. Tidak dipungkiri, ketika mendapati minyak goreng harga murah, emak-emak ini rela antri, berdesakan di tengah matahari pagi.

“Rencana akan dilanjutkan besok, namun mekansimenya akan kita rubah,” bebernya.

Mengenai sistem pembagian, lanjut AKBP Harissandi, akan dibagi perkelurahan dengan menggunakan kupon, namun tetap harus antri.

“Nantinya kita bagi, seperti nomor 1-100, datang pukul 09.00 WIB, nomor 101 seterusnya jam berikutnya. Jadi tidak ada penumpukan, kuponnya pun akan dibagikan Ketua RT,” pungkasnya.