BERITA TERKINIHEADLINEHUKUM & KRIMINALPOLITIK

Proyek Reklamasi di Lokasi DU A Lumpur/1585, Garasi, Parit Tiga, Terbengkalai

×

Proyek Reklamasi di Lokasi DU A Lumpur/1585, Garasi, Parit Tiga, Terbengkalai

Sebarkan artikel ini

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Klik Disini Untuk Mendengarkan Berita”]

MATTANEWS.CO, PARIT TIGA – Proyek Pelaksanaan reklamasi di lokasi DU A. Lumpur/ 1585 oleh Bidang Pengawasan Tambang dan Pengangkutan Timah Bangka Barat mulai menjadi sorotan. Pasalnya, lokasi pelaksanaan reklamasi dengan penanaman tanaman buah di Ex TKT Garasi Parit Tiga Kabupaten Bangka Barat, diduga terbengkalai dan tidak terurus, Minggu (27/3/2022).

Berdasarkan pantauan di lapangan, tidak tampak adanya tanaman buah berupa Durian, Jambu maupun Kelapa seperti yang dicantumkan dalam papan plang tersebut, hanya saja nampak pohon akasia dan tumbuhan liar.

Mirisnya lagi, dilokasi yang tertutupi tumbuhan liar, serta seng pembatas tersebut, terdengar suara sejumlah mesin yang diduga tengah melakukan aktivitas penambangan timah.

Sementara pada papan plang proyek, tulisan luas lokasi yang ditanam diduga sengaja ditutupi cat warna biru. Demikian halnya dengan jumlah tanam dan waktu tanam, ditutupi denga cat warna biru, sehingga sebagian informasi soal reklamasi tersebut terkesan hendak disembunyikan.

“Jangan-jangan, kegiatan reklamasi di lokasi DU A. Lumpur /1585 ini cuma akal-akalan,” tutur seorang warga yang ditemui tak jauh dari lokasi tersebut.

Masih keterangan sumber, dari hasil pantauannya, dia tidak menemukan tanaman buah buahan berupa tanaman duren, jambu dan kelapa.

“Yang ada cuma semak belukar, tanaman akasia dan bekas aktivitas TI ilegal,” ungkapnya.

Sumber juga sempat mempertanyakan keberadaan pos pengamanan PT Timah di lokasi.

“Bagaimana mungkin aktivitas TI ilegal bisa beroperasi di lokasi reklamasi dan merusak tanaman reklamasi, sedangkan pos pengamanan PT Timah ada di situ,” jelasnya.

Berkaitan hal tersebut, pihak Pengawasan Produksi (Wasprod) PT Timah wilayah Bangka Barat, Isfandi yang dimintai tanggapannya, hingga berita ini diturunkan belum memberikan penjelasannya.

Demikian halnya, Kabid Humas PT Timah, Anggi Siahan yang dikonfirmasi terkait hal tersebut juga tak kunjung memberikan penjelasan resminya.