BERITA TERKINIHEADLINEHUKUM & KRIMINAL

Begal Bermodus Tawuran, Empat ABG Diamankan

×

Begal Bermodus Tawuran, Empat ABG Diamankan

Sebarkan artikel ini

[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Klik Disini Untuk Mendengarkan Berita”]

MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Begal bermodus tawuran berhasil diungkap jajaran Reskrim Polsek Seberang Ulu (SU) II Palembang, Selasa (5/4/2022). Empat tersangka domisili warga Lorong Keramat Kelurahan Tangga Takat Kecamatan SU II Palembang, RZ (17), RK (15), DT (15) dan RK (15) terpaksa mendekam dibalik jeruji sel tahanan, karena merampok sepeda motor jenis Vario 125 CC nopol BG 5316 ADO, milik Ferdinan Nugraha (18), ketika melintas di Sambel Lalap, Jalan DI Panjaitan, Kelurahan 16 Ulu, Selasa (29/3/2022) pukul 03.00 WIB.

“Modus yang digunakan para tersangka ini tidak lain tawuran, setelah itu merampas sepeda motor milik korban. Kejadian sendiri terjadi ketika korban melintas di lokasi. Melihat rombongannya tawuran, dengan mengacungkan celurit sepanjang satu meter, korban kabur meninggalkan sepeda motor. Kesempatan itu dimanfaatkan tersangka untuk membawa motor korban,” papar Kapolrestabes Palembang, Kombes Pol Mokhammad Ngajib, didampingi Kasat Reskrim, Kompol Tri Wahyudi dan Kapolsek SU II, Kompol Handryanto, saat press release.

Kapolrestabes Palembang menjelaskan, dari tangan empat ABG (Anak Baru Gede) ini turut disita celurit bulu ayam sepanjang satu meter, celurit dan dua unit sepeda motor milik korban dan tersangka.

“Kini kami masih terus kembangkan kasusnya. Ada beberapa rekannya lagi yang masih belum tertangkap,” tegas Kapolrestabes Palembang.

Sementara, RZ mengaku dirinya membeli samurai bulu ayam itu dari lazada seharga Rp 1,5 Juta.

“Samurai itu dari Madura pak, saya pesannya di Lazada sekitar dua bulan lalu. Saya bawa itu, karena pemuda Tangga Takat menghina kampung kami dengan kata-kata anjing. Itulah kami marah dan nenantangnya,” beber tersangka RZ, saat diwawancarai wartawan Online media ini.

Ditambahkan tersangka DT, dirinya mengaku hanya ikutan termannya tawuran saja.

“Saya hanya ikut meramaikan saja pak. Saya disuruh memegang samurai untuk jaga diri, ya saya ikuti saja pak,” ujarnya