MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Agenda tahunan Anak Punk yang ada di Kota Palembang membagikan takjil bagi masyarakat kembali terlaksana dengan lancar. Pembelian takjil sendiri dari hasil kolektifan, mulai dari hasil ngamen hingga uang saku pribadi mereka.

“Alhamdulillah sudah tahun ke 6 terlaksana bagi takjil ini. Teman-teman tetap komitmen memberikan sumbangan uangnya untuk membeli bahan takjil tersebut,” ucap Babe, selaku koordinator acara didampingi dua rekannya Mario dan Beng-beng, saat dijumpai mattanews.co di lokasi pembagian takjil, simpang empat lampu merah Polda Sumsel, Jumat (22/04/2022)

Dikatakan Babe, awalnya rekan-rekan Punk di Palembang untuk jumlah besaran kolektifan (sumbangan) tersebut relatif dan tidak dipaksakan berapapun jumlahnya, namun berjalannya waktu disepakati nominal satu orang minimal menyumbang sebesar Rp 15.000.

“Teman-teman dapat uangnya berbagai cara, ada yang dari hasil ngamen, hasil buat tatto, hasil sablon baju hingga dari hasil kerja masing-masing,” jelas dia.

Untuk jumlah yang dibagikan sendiri ditambahkan Mario, ada sebanyak 400 kotak takjil ditambah makanan untuk mereka berbuka puasa bersama dilokasi acara. “Ini salah satu bentuk pemberitahuan juga ke masyarakat bahwa kami Punk juga bisa melakukan hal baik sama seperti warga lainnya, kalau kalian menilai kami seperti sampah itu salah, program dan karya kami bukan sampah, ini bentuk karya nyata kami, bisa berbagi juga,” tandas dia.
Selain Anak Punk yang masih suka mengamen di jalanan, acara juga dihadiri oleh anak-anak Punk yang sudah bekerja dan yang telah Hijrah tergabung dalam sebuah nama Rockers Hijrah.















