MATTANEWS.CO, PALEMBANG – Dari data Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumatera Selatan (Sumsel) hasil capaian vaksinasi Booster di Sumsel mencapai 10,92 persen atau 688.475 orang.
Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Lesty Nurainy mengatakan capaian tersebut naik drastis dibandingkan awal April yang hanya 6,72 persen atau 423.711 orang.
“Pasca diputuskan vaksin booster tak wajib surat negatif antigen dan PCR, terjadi kenaikan vaksinasi booster kepada masyarakat,” ujar Lesty saat di konfirmasi, Jumat (6/5/2022).
Untuk itu Lesty mengatakan, ada 264.757 orang yang melakukan booster. Secara persentase, ada penambahan 4,2 persen dalam satu bulan sehingga menjadi 10,92 persen.
“Padahal, saat dimulai pada Januari lalu, capaian booster sedikit terkendala bahkan 6 persen baru tercapai dalam tiga bulan. Adanya booster ini untuk memperkuat imun masyarakat,” tambahnya.
Sementara capaian dosis dua atau lengkap, saat ini sudah mencapai 75,17 persen (4.737.845 orang). Sedangkan dosis satu, 95,04 persen (5.990.201 orang). Sementara stok vaksin di Sumsel saat ini sebanyak 481.895 dosis. Rinciannya, vaksin Covovax tersisa 136.590 dosis, Pfizer 152.430 doasis, Moderna 342 dosis, Astra Zeneca 52.350 dosis dan Sinovac/Coronavac 140.183 dosis.
“Semua stok vaksin sudah disebar ke seluruh kabupaten/kota, kecuali Pfizer sebanyak 82.494 dosis masih berada di gudang milik Dinkes Sumsel. Belum diambil oleh kabupaten/kota,” pungkasnya.














