BERITA TERKINI

Soroti Jalan Rusak, Wakil Ketua DPRD Tulungagung Sebut dana SiLPA, Ada Apa ?

×

Soroti Jalan Rusak, Wakil Ketua DPRD Tulungagung Sebut dana SiLPA, Ada Apa ?

Sebarkan artikel ini
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Tulungagung Ahmad Baharudin saat berada di ruang kerjanya, Rabu (8/6) Foto:Ferry Kaligis/mattanews.co

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Tulungagung Ahmad Baharudin menyoroti infrastruktur ruas jalan rusak dan Bantuan Siswa Miskin.

Ahmad Baharudin mengungkapkan, pihak legislatif sangat mendukung eksekutif sebagai upaya memberikan pelayanan masyarakat dalam hal ini untuk perbaikan jalan berlubang atau rusak dengan menggunakan dana dari Sisa lebih perhitungan anggaran (SiLPA) tahun 2021.

Hal ini diungkapkan pada saat mattanews.co menjumpai di ruang kantor Wakil Ketua DPRD Tulungagung, Rabu (8/6/2022) Siang.

“Kita (DPRD Tulungagung.red) akan memberikan persetujuan bilamana Pak Bupati meminta untuk perbaikan infrastruktur ruas jalan rusak diambilkan dari dana SiLPA tahun 2021,” kata Ketua DPC Partai Gerindra Kabupaten Tulungagung itu.

Legislator Partai Gerindra Dapil 2 Kabupaten Tulungagung menambahkan, pihak eksekutif (Bupati.red) seharusnya sudah memperkirakan infrastruktur ruas jalan rusak di Tulungagung yang menjadi prioritas dalam melakukan perbaikan maupun peningkatan.

“Pak Bupati tinggal estimasikan berapa dana nominal yang dibutuhkan untuk perbaikan maupun peningkatan jalan rusak selanjutnya tinggal meminta persetujuan DPRD dengan memakai dana SiLPA tersebut,” tambahnya.

“Entah, sampai hari ini belum ada sama sekali pihak eksekutif merealisasikan hal itu,” imbuhnya.

Lebih lanjut Politisi Partai Gerindra menjelaskan, pihaknya sangat menyayangkan eksekutif (Bupati.red) dalam memberikan janji-janji perbaikan jalan rusak, namun tidak ada realisasinya.

“Kasihan rakyat, hanya dapat janji-janji saja, bahkan waktu itu sampaikan akan rampung sebelum lebaran, ternyata hanya omong kosong belaka,” terang Ahmad Baharudin dengan geramnya itu.

“Kita terlalu sering mendengar keluhan rakyat banyak jalan berlubang pada saat sidak ke lokasi maupun saat masa reses mendengar aspirasi masyarakat,” sambungnya.

“Pihaknya sudah sering mendorong agar eksekutif menyelesaikan keluhan dan keresahan masyarakat terkait jalan rusak, seperti dalam sidang paripurna sering kita sindir juga, sebelum paripurna sebelum lebaran sudah disampaikan. Semoga Juli nanti, perbaikan maupun peningkatan jalan rusak sudah dimulai,” kata Ahmad Baharudin mengharapkan.

Disamping itu, lebih dalam Ahmad Baharudin memaparkan, selaku wakil rakyat menyoroti program Bantuan Siswa Miskin (BSM) Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga Kabupaten Tulungagung sampai hari ini masih carut marut.

Ia menilai dalam pelaksanaan BSM tersebut masih kurang profesional sehingga menjadi sorotan publik.

“Benar, saya kira BSM masih carut marut, untuk hal teknis kenapa itu terjadi banyak hal seharusnya dikaji lebih dalam,” paparnya singkat.

“Namun demikian, program tersebut sudah berjalan, mari kita cari solusi bersama sehingga program itu dapat dinikmati oleh masyarakat kurang mampu,” imbuhnya.

Wakil Ketua DPRD Tulungagung menyarankan pada tahun 2023 program serupa agar ditiadakan saja, atau mengkaji lebih dalam plus maupun minus adanya bantuan untuk masyarakat kurang mampu.

“Coba harus dievaluasi lagi untuk program BSM itu, atau bila perlu ditiadakan saja karena tahun 2023 RPJM Bupati Tulungagung juga akan berakhir,” tandas Pria juga Pengusaha itu.