BERITA TERKINI

Gowes Bareng Bersama Ratusan Masyarakat Besuki, Wakil Bupati Tulungagung Sebut Bhinneka Tunggal Ika

×

Gowes Bareng Bersama Ratusan Masyarakat Besuki, Wakil Bupati Tulungagung Sebut Bhinneka Tunggal Ika

Sebarkan artikel ini
Wakil Bupati Tulungagung H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., saat mengikuti gowes bareng bersama ratusan masyarakat Besuki dan sekitarnya, Minggu (26/6) Foto: Ferry Kaligis/mattanews.co

MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG Wakil Bupati Tulungagung H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., mengajak dalam meneguhkan komitmen agar lebih mendalami, menghayati, dan mengamalkan nilai luhur Pancasila sebagai dasar bermasyarakat berbangsa dan bernegara.

Gatut Sunu Wibowo mengatakan sebagai bangsa Indonesia yang Bhinneka Tunggal Ika harus tetap bersatu padu di bawah Pancasila sebagai dasar negara.

Hal ini disampaikan pada saat memberikan sambutan dalam rangka Gowes Bareng Bersama Bupati Tulungagung dan Wabup di Lapangan Wisata Tengah Sawah Desa Keboireng Kecamatan Besuki Kabupaten Tulungagung, Minggu (26/6/2022) Pagi.

“Atas nama Pemerintah kabupaten Tulungagung saya apresiasi setinggi-tingginya kepada panitia atas terselenggaranya acara Gowes di lapangan wisata tengah sawah ini,” kata Wabup Gatut Sunu Wibowo mewakili Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, M.M.

“Gowes bareng bersama masyarakat Kecamatan Besuki, saya nyatakan dimulai,” imbuhnya.

Gatut Sunu Wibowo menambahkan gowes bareng Bupati Tulungagung dan Wabup dan Seni budaya bersama rakyat Tulungagung dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila dan Bulan Bung Karno.

Bulan Juni merupakan bulan yang sangat bersejarah bagi bangsa Indonesia, dimana pada Juni ini mengandung tanggal penting yang berkaitan dengan legenda hidup sang Proklamator.

“Juni menjadi bulan Bung Karno, karena hari kelahiran Pancasila diperingati setiap tanggal 1 Juni, dan 6 Juni 1901 Bung Karno lahir, sedangkan 21 Juni 1970 Bung Karno wafat,” tambahnya.

“Selain daripada itu sebagai masyarakat yang cinta dan selalu menghargai sejarah bangsa ini sudah sepatutnya kita memperingati Bulan Bung Karno merupakan upaya kita mengenang jasa para pahlawan yang telah berkorban demi bangsa dan negara dan juga memperingati hari kelahiran Pancasila,” sambungnya.

Lebih lanjut Gatut Sunu Wibowo mengajak kepada semuanya untuk meneguhkan komitmen agar lebih mendalami, menghayati, dan mengamalkan nilai luhur Pancasila sebagai dasar dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara.

Sebagai bangsa Indonesia yang Berbhineka Tunggal Ika harus tetap bersatu padu di bawah pancasila sebagai dasar Negara.

“Dan, kita semua disini juga harus bisa berusaha menjadi pahlawan-pahlawan untuk bangsa Negara Indonesia khususnya Kabupaten Tulungagung yang kita cintai,” terangnya.

Semoga acara ini, lebih dalam Gatut Sunu Wibowo memaparkan dapat menjadi kesempatan bagi semuanya untuk mengenang jasa para pahlawan.

“Ijinkan saya, menutup sambutan ini dengan sampaikan pesan Bung Karno yakni, Berikan aku 1000 orang tua, niscaya akan kucabut Semeru dari akarnya, berikan aku 10 pemuda, niscaya akan kuguncangkan dunia,” pungkas Wabup Tulungagung sembari memekikkan kata Merdeka itu.

Pantauan mattanews.co ratusan masyarakat Besuki dan sekitarnya mengikuti Gowes Bareng Bersama Bupati Tulungagung dan Wakil Bupati dihadiri Gatut Sunu Wibowo selalu Wakil Bupati. Selain itu dihadiri Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Tulungagung Drs. Bambang Ermawan, M.Pd., Sekretaris Satpol PP Kabupaten Tulungagung Setiono, Unsur Forkopimcam Besuki, Assosiasi Kepala Desa, dan undangan lainnya.

Usai Gowes, mereka dihibur oleh tampilan orkes Melayu dengan menghadirkan artis-artis KDI dari Ibukota. Selain itu, sembari mendengarkan door prize dengan hadiah utama berupa sebuah Lemari Es beserta hadiah lainnya.