[responsivevoice_button voice=”Indonesian Female” buttontext=”Klik Disini Untuk Mendengarkan Berita”]
MATTANEWS.CO, JAKARTA– Pemprov DKI Jakarta masih terus berupaya mengendalikan pandemi Covid-19. Salah satunya dengan terus menggencarkan program vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat. Kemudian, Dinkes DKI juga tetap menggalaklan 3T (Testing, Tracing dan Treatment).
“Kami turut mengimbau agar masyarakat juga mewaspadai penularan virus Covid-19 karena pandemi belum usai. Upaya 3T terus digalakan dan vaksinasi Covid-19 yang juga masih berlangsung dengan cakupan yang lebih luas,” kata Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, Dinas Kesehatan Provinsi DKI Jakarta, Dwi Oktavia, dikutip dari siaran pers PPID Pemprov DKI Jakarta, Senin (1/8/2022).
Berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta, untuk Vaksinasi Program, total dosis 1 saat ini sebanyak 12.599.257 orang (124,9%), dengan proporsi 70,6% merupakan warga ber-KTP DKI dan 29,4% warga KTP Non DKI. Sebanyak 595 orang yang divaksin dosis 1 hari ini. Sedangkan, total dosis 2 kini mencapai 10.762.356 orang (106,7%), dengan proporsi 74% merupakan warga ber-KTP DKI dan 26% warga KTP Non DKI. Sebanyak 595 orang yang divaksin dosis 2 hari ini. Vaksinasi dosis ke-3 (booster) juga dilakukan. Total dosis 3 sampai saat ini sebanyak 4.558.599 orang dan jumlah yang divaksin dosis 3 hari ini 12.971 orang (Catatan: data jumlah vaksinasi dosis ketiga tercatat lebih rendah karena kendala penarikan data dari dasbor KPCPEN).
Sementara itu, jumlah kasus aktif di Jakarta hari ini turun sejumlah 281 kasus, sehingga jumlah kasus aktif kini sebanyak 23.322 (orang yang masih dirawat/isolasi).
Kemudian, telah dilakukan tes PCR sebanyak 15.163 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 12.964 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 2.198 positif dan 10.766 negatif. Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 11.280 orang dites, dengan hasil 845 positif dan 10.435 negatif. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.
Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 1.292.133 dengan tingkat kesembuhan 97,1%, dan total 15.402 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,2%, sedangkan tingkat kematian Indonesia sebesar 2,5%.
“Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 18,10%. WHO juga menetapkan standar persentase kasus positif tidak lebih dari 5%,” imbuh Dwi.














