MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG Wakil Bupati H. Gatut Sunu Wibowo, S.E., menyebut kegiatan Hari lahir Pondok Pesantren Darunnajah ke-7 dapat dijadikan sebagai momentum dalam mengenang jasa dakwah, sekaligus bentuk pengabdian dan pelestarian syiar Islam di Kabupaten Tulungagung.
Gatut Sunu Wibowo mengatakan dalam momentum ini merupakan sebagai bentuk pengabdian kepada daerah melalui persaudaraan dan Ukhuwah Islamiyah dalam mendorong terciptanya kedamaian, keamanan dan kenyamanan di Kabupaten Tulungagung yang sama-sama kita cintai ini.
Hal ini disampaikan dalam sambutannya mewakili Bupati Tulungagung Drs. Maryoto Birowo, M.M., dalam rangka Harlah Ponpes Darunnajah ke-7 di Dusun Bakalan Desa Suruhan Kidul Kecamatan Bandung setempat, Senin (8/8/2022) Siang.
“Atas nama Pemerintah kabupaten Tulungagung, saya apresiasi atas terselenggaranya kegiatan Harlah Ponpes Darunnajah ke-7,” kata Gatut Sunu Wibowo.
“Saya sangat berbahagia bisa berada ditengah-tengah Keluarga Besar Pondok Pesantren Darunnajah Suruhan Kidul serta dapat bersilaturrahmi dengan para Kyai, ibu Nyai, alim ulama, tokoh agama dan tokoh masyarakat, semoga kehadiran kita dicatat oleh Allah sebagai amal ibadah yang bermanfaat baik dunia maupun di akhirat,” imbuhnya.
Orang Nomor 2 Kabupaten Tulungagung menambahkan pihaknya menyampaikan selamat datang kepada beliau Romo KH. Anwar Zahid dari Bojonegoro, Jawa Timur.
“Semoga kehadirannya menambah keberkahan bagi Kabupaten Tulungagung umumnya dan Ponpes Darunnajah Desa Suruhan Kidul Kecamatan Bandung,” tambahnya.
Masih dalam sambutannya, lebih lanjut Gatut Sunu Wibowo menjelaskan kegiatan Harlah Ponpes Darunnajah ke-7 ini merupakan sebagai momentum bagi semuanya dalam memperkokoh persatuan dan kesatuan diantara sesama manusia, khususnya umat Islam di Kabupaten Tulungagung.
Disamping itu, mengajak kepada semua hadirin harus tetap selalu menjaga Ukhuwah Islamiyah, saling menghormati dan menghargai, serta menjaga rasa toleransi terhadap perbedaan yang ada.
“Apabila kita semua bersatu, maka Insya Allah, akan menjadikan umat yang kuat, maju dan tidak mudah terpecah belah,” terangnya.
“Semoga kegiatan yang kental dengan syiar Islam ini, dapat memberikan teladan bagi kita dan dapat dijadikan sebagai momentum yang tepat untuk memperbaiki diri, serta memperkuat keimanan dan ketaatan kita kepada Allah SWT dan Rasulullah Muhammad SAW,” sambung Wakil Bupati Tulungagung seorang Pengusaha itu.
Sebelum mengakhiri sambutannya, lebih dalam Gatut Sunu Wibowo mengharapkan kepada seluruh warga masyarakat, agar selalu menjaga kerukunan dan persatuan antar semua komponen bangsa dan juga menciptakan rasa damai dan aman dalam kehidupan bermasyarakat.
Pihaknya mengetahui bahwasanya semakin hari, dinamika masyarakat semakin tinggi, potensi konflik sosial yang mudah diprovokasi dengan adanya berita hoax dan juga ujaran kebencian yang beredar luas di media sosial sangat mudah mempengaruhi dalam bermasyarakat.
“Kita imbau kepada masyarakat pandemi Covid-19 masih ada di sekitar, tetap patuhi protokoler kesehatan Covid-19. Mari kita berdoa, semoga Tuhan segera mengangkat wabah Covid-19 dari negeri tercinta ini dan kita selalu diberi kekuatan dan ketabahan dalam menghadapi musibah ini,” paparnya.
“Marilah kita pupuk tali persaudaraan diantara sesama, dengan dilandasi hati nurani yang bersih dan penuh ketakwaan serta keimanan, semoga Allah SWT senantiasa memberikan rahmat, taufiq dan hidayahNya kepada kita sekalian,” pungkas Wakil Bupati Tulungagung seorang Kader PDI Perjuangan itu.














