BERITA TERKINI

Suka Musik Sejak Usia 5 Tahun, Zhea Pilih DJ Jadi Profesi

×

Suka Musik Sejak Usia 5 Tahun, Zhea Pilih DJ Jadi Profesi

Sebarkan artikel ini

MATTANEWS.CO, KAPUAS HULU – Seiring berkembangnya dunia hiburan, tentu saja profesi sebagai Disk Jockey (DJ) dan tipe-tipenya tidak asing saat ini. Selain menjadi hobi, ada di antaranya yang menjadikan DJ sebagai profesi utama, Zhea Xoxo misalnya, gadis kelahiran Pekanbaru 26 tahun silam ini lebih memilih nge-DJ menjadi fokus utamanya mengisi kegiatan di masa mudanya.

Zhea mengaku, awalnya ia termotivasi memilih menjadi Dj, ingin menjadi sebuah sarana untuk memperkuat rasa percaya diri, mencari pengalaman serta ingin mencari teman dan mengenal lebih jauh hal – hal yang di luar.

“Jadi ini tidak tergantikan, bisa dikenal banyak orang dan menambah teman. Menjadi DJ bukan hal sekali terjun langsung berhasil, tetap ada proses pembelajaran yang di lewati,” ungkapnya.

Keseriusan Zhea dengan dunia DJ memang sudah ditanam sejak dini, usia 5 tahun dirinya sudah menyukai musik.

“Awalnya pas masih sekolah dulu aku juga punya Band aku sebagai vocalisnya, setelah satu tahun sebelum lulus sekolah SMA aku memutuskan minta sekolah private DJ sama mamaku,” tutur Zhea.

Ia mengaku awalnya sempat ada pro dan kontra dalam keluarga, tapi setelah dijalani, sekarang keluarganya benar – benar mendukung Zhea hingga sekarang ini.

Zhea mengaku, berprofesi sebagai DJ tak semata mengharapkan hasil bayaran pihak management yang melakukan kontrak terhadap dirinya, namun ada kepuasan batin tersendiri, yakni bisa dikenal banyak orang.

Zhea mengaku dirinya menekuni dunia DJ itu dimulai dari tahun 2012 akhir. Ia menanggapi terkait ada yang memandang jika DJ adalah hal yang negatif.

“Saya bukan type orang yang hidup dalam ketakutan dan saya selalu berfikir positif.
And be your self gak harus semua omongan buruk orang – orang harus kita dengerin, ya bodo amat aja sih, selagi gua ga ngerugiin lo, lo ga usah repot repot ngurusin hidup gua,” begitu gadis anak ketiga dari lima bersaudara ini mengungkapkan menggunakan logat bahasa Betawi.

Menjadi DJ di Kapuas Hulu sama sekali tak pernah ada dalam rencana Zhea, awalnya
Ia mendapat tawaran kontraknya di Putussibau, ternyata malah betah.

“Karena bos nya juga baik disini.
Because, aku itu kerja sebenernya nyari nyaman. Kalau aku gak nyaman aku gak bakalan lama di kota itu. Dan aku gak bisa jauh dari kerupuk basah makanan khas Kapuas Hulu ini,” selorohnya bercanda.

Selain nge-DJ, Zhea juga memiliki hobby berolahraga. Selama tinggal di Putussibau, ia sering bersepeda dengan bermain badminton

“Sebenernya suka berenang juga, tapi jauh lokasi tempat berenangnya dari tempat kerja aku,” ungkapnya mengakhiri cerita.