MATTANEWS.CO, PRABUMULIH – Demi mewujudkan wilayah Bebas dari Korupsi (WBK), Integritas itu adalah kata kuncinya. Oleh sebab itu untuk melakukan internalisasi kegiatannya memang tidak bisa cukup cuma sekali, tetapi memang kegiatan mesti harus dilakukan terus-menerus. Karena integritas itu adalah dasar dari seluruh pelayanan yang nanti akan diberikan oleh pejabat publik kepada masyarakat.
Sehebat apapun aturan yang dilakukan sehebat apapun teknologi yang diterapkan dalam layanan publik, kalau tidak ada integritas itu pasti akan bisa diakali dan akan bisa dilanggar.
Untuk Badan Pertanahan Nasional (BPN) Prabumulih, dilihat sekarang semakin hari semakin baik dan berbenah, seluruh layanan publik dari BPN sudah adanya pelayanan terpadu satu pintu.
BPN Prabumulih ke zona integritas menuju WBK, untuk mendapatkan gelar WBK itu banyak hal yang mereka mesti lakukan perbaikan mulai dari perbaikan sistem kerjanya SDM nya perbaikan dalam sarana layanan publiknya dan fasilitas publiknya seperti dan tentu saja berharap semua itu sebagai check and balance.
Tak bisa dipungkiri peran masyarakat juga dapat ikut terus mengawasi layanan publik itu, karena yang paling tahu yang paling bisa merasakan apakah layanan publik itu sudah baik atau tidak adalah masyarakat yang memang langsung merasakan layanan di tempat tersebut seperti itu.
Kepala BPN Kota Prabumulih Ahmad Syahabuddin SH,.MSI mengatakan pihaknya, memang untuk masalah zona integritas dalam intenatasi tahun kemarin sudah mengundang narasumber Ombudsman. Ombudsman merupakan lembaga negara yang memang tugasnya mengawasi pelayanan publik sampai ke Kementerian.
“2022 dan tepatnya hari ini kita mengundang narasumber dari Kejaksaan Negeri Prabumulih. Hadirnya Kajari secara langsung dalam rangka pembinaan dan sosialisasi masalah hukumnya serta upaya pencegahan tindak pidana korupsi sehingga pelayanan yang lebih baik,” sebutnya media diacara sosialisasi di Fave Hotel Prabumulih, Selasa (16/8/2022).
BPN menyiapkan, salah satunya menggali sistem, pengecekan elektronik, pelayanan elektronik.
“Tentunya selain itu kita menyiapkan loket terpadu untuk meningkatkan pelayanan menjadi zona integritas menuju WBK,” tukas Syahabuddin.














