MATTANEWS.CO,TULUNGAGUNG – Bupati Drs. Maryoto Birowo, M.M., secara resmi membuka Perkim Expo 2022 di halaman Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman Kabupaten Tulungagung, Rabu (24/8/2022) Pagi.
Perkim Expo 2022 digelar selama dua hari yakni 24-25 Agustus, dalam rangka Hari Perumahan 2022 dan Hari Ulang Tahun Kemerdekaan Republik Indonesia.
Maryoto mengatakan Perkim Expo 2022 sebagai ajang penyampaian informasi, kepada masyarakat umum tentang pemenuhan kebutuhan perumahan.
Adapun peringatan Hari Perumahan 2022 ini mengusung tema, Pemenuhan Rumah Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) Tingkatkan Ekonomi Masyarakat.
Disamping itu, dalam Perkim Expo ini, Maryoto mengajak kepada akademisi dan pengembang, untuk saling bertukar pikiran melalui simposium. Sekaligus memperkenalkan kepada generasi muda tentang pentingnya hunian.
“Melalui gelaran lomba yang diadakan mulai dari tingkat TK, SD, SMP, SMA, dan Mahasiswa,” ucap Maryoto.
Maryoto menambahkan sesuai keputusan Menteri Perumahan Rakyat Nomor 46/KPTS/M/2008 menyatakan bahwasanya 25 Agustus merupakan Hari Perumahan Nasional yang setiap tahun diperingati.
“Atas dasar itu, kebutuhan perumahan merupakan kewenangan pemerintah baik pusat maupun kabupaten,” tambahnya.
“Kebutuhan pokok mendasar manusia dalam pemenuhan sandang, pangan, dan papan,” imbuhnya.
Dalam rangka pemenuhan hunian semakin meningkat, lebih lanjut Maryoto menjelaskan Pemerintah kabupaten secara terus-menerus melakukan kegiatan dan kebijakan guna memenuhi kebutuhan tersebut.
“Utamanya, untuk MBR dalam arti masyarakat yang mempunyai keterbatasan daya beli sehingga perlu mendapatkan dukungan dari pemerintah,” terangnya.
“Sebagai publik service, pemerintah harus memberikan layanan kepada masyarakat bagi yang tidak mampu. Selain itu, terus berupaya membantu dan memberikan kesempatan pada investor agar bisa berbuat dalam menyediakan perumahan yang terjangkau,” sambungnya.
Maryoto juga memaparkan bahwasanya Dinas Perkim dalam upayanya memberikan pelayanan kepada masyarakat, agar memilki hunian yang layak dengan mengeluarkan program bedah rumah yang jumlahnya sudah puluhan ribu.
“Setiap tahun, Pemkab Tulungagung terus berjuang dan berusaha mengembangkan angka backlog (Kebutuhan perumahan dapat terlaksana.red),” paparnya.
“Pada intinya, bagi masyarakat akan diberikan kemudahan terkait masalah perijinan,” pungkasnya.














