BUAY PEMACA, MATTANEWS.CO – Masih tingginya angka pernikahan dini di Indonesia, menjadi sorotan bagi BKKBN dengan mengupayakan sosialisasi Pendewasaan Usia Perkawinan (PUP) bagi remaja. Penyuluh KB Buay Pemaca merupakan perpanjang tanganan dari BKKBN di lini lapangan dituntut untuk melaksanakan kegiatan sosialisasi tersebut.
Pada Sabtu (17/9), Penyuluh KB Buay Pemaca melaksanakan Fasilitasi Pembinaan Remaja mengenai Pendewasaan Usia Perkawinan di SMA Negeri 1 Buay Pemaca. Kegiatan tersebut berkolaborasi dengan KUA Buay Pemaca dan Ikatan Pelajar Nadhlatul Ulama (IPNU).
Bapak Ruslan selaku Waka Humas SMA Negeri 1 Buay Pemaca, menyambut baik kegiatan tersebut. Beliau mengatakan, kegiatan seperti ini perlu digalakkan untuk menambah wawasan siswa-siswi SMA Negeri 1 Buay Pemaca
“Kegiatan ini sangat bermanfaat dan kami berharap agar pembinaan remaja ini bisa rutin dilaksanakan,” ujarnya.

Zoelkarnain Pohan selaku Penyuluh KB Buay Pemaca, dalam sosialisasinya menyampaikan bahwa usia ideal menikah bagi laki-laki adalah 25 tahun dan usia ideal menikah bagi perempuan adalah 21 tahun.
“Selesaikan studi di sekolah, lanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi, dan gapai cita-cita setinggi mungkin, baru kemudian memikirkan pernikahan,” ajaknya kepada para siswa.
Nur Iman, Penyuluh Agama KUA Buay Pemaca, juga mengajak para siswa agar jangan menikah dini. “Pernikahan harus dipersiapkan dengan matang,” ujarnya.
Hal senada juga disampaikan oleh Ekki Prima Desta, Ketua IPNU, agar mengisi keseharian dengan kegiatan positif misalnya bergabung dan aktif di organisasi. “Ayo aktif di organisasi, biar pikiran kita selalu positif dan tidak melulu mengkhayal soal pernikahan,” ajaknya.














